spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Komisi II DPRD PPU Minta Pembangunan Bandara IKN Memperhatikan Kehidupan Nelayan di Gersik dan Pantai Lango

PPU – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syarifuddin HR, menekankan pentingnya memastikan bahwa pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak memiliki dampak negatif pada masyarakat. Salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah pembangunan Bandara VVIP IKN, yang seharusnya tidak mengganggu kehidupan nelayan yang tinggal di sekitarnya.

Pembangunan infrastruktur pendukung IKN di PPU, terutama bandara utama, diharapkan memberikan dampak positif, seperti penyerapan tenaga kerja lokal yang dapat membantu ratusan pekerja.

“Yang jelas, tenaga kerja akan dibutuhkan. Ini juga akan meningkatkan perputaran ekonomi secara signifikan,” ujarnya pada Sabtu (4/11/2023).

Sebagaimana yang telah diketahui, pembangunan bandara ini telah diatur dalam Perpres 31/2023 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Udara VVIP untuk Mendukung IKN. Presiden Jokowi baru-baru ini bahkan melaksanakan groundbreaking (peletakkan batu pertama) pembangunan megaproyek tersebut, yang berlokasi di Kelurahan Gersik dan Pantai Lango, Kecamatan Penajam.

Syarifuddin meyakinkan bahwa pertumbuhan ekonomi akan terjadi di daerah tersebut. Hal ini tentu akan berdampak besar pada aktivitas masyarakat di sekitar bandara.

BACA JUGA :  Ditangkap karena Mencuri, Polres PPU Temukan Narkoba

“Bisa jadi Kelurahan Gersik dan Pantai akan mengalami perubahan besar,” ujar Syarifuddin HR pada Kamis (2/11/2023).

Namun, pemerintah juga harus berhati-hati dan mempertimbangkan potensi dampak negatif, terutama karena sebagian besar penduduk di dua kelurahan tersebut adalah nelayan.

Menurutnya, jika kebutuhan nelayan terhadap pembangunan ini diabaikan, dapat mengganggu kehidupan mereka, yang pada gilirannya juga akan mempengaruhi pembangunan bandara.

“Kita harus memikirkannya. Kita tidak boleh membiarkan para nelayan tersingkir, baik dalam pemukimannya maupun dalam aktivitas penangkapannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, pembangunan Bandara VVIP ditargetkan selesai dan beroperasi pada Desember 2024. Terkait hal ini, Syarifuddin memberikan apresiasi terhadap komitmen pemerintah pusat yang serius dalam memindahkan IKN ke wilayah Sepaku, PPU.

“Ini adalah berita yang sangat baik. Ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar fokus pada pembangunan IKN,” tutup Syarifuddin. (ADV/SBK)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img