Ketika Harga Langit Makin “Elit”, Denyut Mobilitas Kaltim Mulai Terjepit

Lonjakan harga tiket pesawat yang terjadi beberapa tahun terakhir memberikan pukulan telak bagi Kalimantan Timur, yang saat ini tengah bersiap menjadi pusat pemerintahan baru melalui pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Di provinsi ini, pesawat bukan sekadar alat transportasi biasa, melainkan urat nadi mobilitas, penghubung ekonomi, serta jalur distribusi utama manusia dan barang. Kenaikan ongkos penerbangan ini dinilai jauh lebih serius dampaknya karena langsung mencekik denyut aktivitas bisnis dan pergerakan antardaerah.

Dampak dari meroketnya harga tiket ini nyata dirasakan di berbagai sektor, mulai dari perhotelan yang kehilangan tamu, agen perjalanan yang sepi pembeli, hingga para investor dan pelaku usaha yang terpaksa menghitung ulang biaya mobilitas mereka. Sebagai gambaran, rute penerbangan Balikpapan-Jakarta yang sebelumnya berada di kisaran Rp1 juta hingga Rp1,2 juta kini melonjak hingga menyentuh Rp1,8 juta per orang, membuat sebagian masyarakat terpaksa menunda perjalanan karena biayanya dianggap tak lagi masuk akal.

Pembaca Setia Media Kaltim!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Media Kaltim?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 https://koran.mediakaltim.com
📱 https://digital.mediakaltim.com/mk25mei2026/mobile/

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.