spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kejaksaan Negeri Balikpapan Selidiki Dugaan Korupsi KPU Balikpapan

BALIKPAPAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Balikpapan saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi yang terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan dalam proyek pengadaan catering.

Kasi Intel Kejari Kota Balikpapan, Ali Mustofa mengatakan, bahwa kasus ini bukan pengemban dari hasil penanganan yang dilakukan oleh Polresta Balikpapan.

Pihak kejaksaan lebih kepada penyelidikan dugaan korupsi, sedangkan pihak kepolisian terkait dugaan kasus pidana penggelapan.

“Memang saat ini Polres sedang menangani tindak pidananya, tapi kami dari Kejaksaan juga fokus untuk menangani dugaan tindakan korupsi terkait anggaran proses mengeluarkan uangnya,” ujarnya Selasa (31/10/2023).

Lebih lanjut Ali menjelaskan, dugaan korupsi tersebut terkait dengan pengelolaan anggaran yang ada di lingkungan KPU Kota Balikpapan. Termasuk menyangkut proses pengeluaran anggaran di Sekretariat KPU Kota Balikpapan.

“Untuk penyelidikan kasus ini sudah ada 7 orang saksi dari pihak KPU Kota Balikpapan yang dimintai keterangan,” jelasnya.

Dijelaskan Ali Mustofa, kasus ini bermula masalah tunggakan pembayaran catering senilai Rp 157 juta. KPU Kota Balikpapan dilaporkan menunggak pembayaran catering sejak Desember 2022 hingga Februari 2023.

BACA JUGA :  Omicron Menggila, Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Bepergian ke Luar Negeri  

Dari keterangan pihak penyedia, yakni CV CBM yang mengaku memang belum mendapatkan pembayaran sama sekali dari KPU Kota Balikpapan. Tetapi dari pihak KPU Balikpapan menyatakan, bahwa sudah membayarkan kepada pihak ketiga atas nama Ahmad Zubaidi. Berdasarkan keterangan dari pimpinan CV CBM bahwa nama Ahmad Zubaidi tersebut tidak ada dalam struktur.

Saat ini, Ahmad Zubaidi telah ditetapkan tersangka oleh Polresta Balikpapan dan telah ditahan di Rutan Balikpapan atas dugaan kasus penggelapan.

Penulis: Aprianto
Editor: Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img