spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jumlah Penumpang Bandara APT Pranoto Naik 30 hingga 40 Persen

SAMARINDA – Jumlah penumpang Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto mengalami kenaikan sebesar 30 hingga 40 persen dibandingkan hari biasa.

“Terjadi peningkatan jumlah penumpang Bandara APT Pranoto sebesar 30 hingga 40 persen dibandingkan hari biasa. Peningkatan ini terlihat sejak jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah,” ungkap Kepala UPBU Kelas 1 APT Pranoto, Agung Pracayanto, dalam dialog interaktif mengenai peningkatan jumlah penumpang pesawat secara virtual pada Selasa (18/4).

Agung mengatakan bahwa hingga H-7 terjadi peningkatan mencapai 3.222 penumpang per harinya. Kemudian, kemungkinan arus balik diperkirakan meningkat pada tanggal 25 April 2022, namun masih menunggu untuk menentukan tanggal akhir lebaran.

Perkiraan kenaikan jumlah penumpang hingga saat ini dibanding hari biasa di bandara APT Pranoto mencapai 12 mukmen per hari, namun kini sudah mencapai 30 mukmen.

Kepala UPBU Kelas 1 APT Pranoto, Agung Pracayanto

Agung menjelaskan bahwa sudah tersedia extra flight sebanyak 3 penerbangan yang beroperasi ke Surabaya dua kali, dan Yogyakarta satu kali. Kemudian, rute penerbangan yang disediakan masih tetap Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Berau. Sementara itu, penerbangan ke Makasar, Banjarmasin, dan Denpasar belum tersedia.

“Sangat terasa peningkatannya setelah dua tahun mengalami pandemi. Lonjakan penumpang sangat signifikan, Alhamdulillah ini berkah. Setelah lebaran, kami berharap frekuensi dan rute penumpang tetap tinggi,” tuturnya.

Agung juga mengajak masyarakat Kaltim untuk menggunakan Bandara APT Pranoto sebagai alternatif perjalanan karena akses ke bandara sudah diperbaiki.

“Dari sisi udara sudah siap, kami terus mengevaluasi kekurangan sehingga masyarakat Kaltim bisa menggunakan Bandara APT Pranoto untuk berpergian,” terang Agung.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat pengguna atau calon penumpang Bandara APT Pranoto untuk datang lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan masalah di jalan. Meskipun PPKM sudah dicabut, protokol kesehatan Covid masih berjalan, sehingga harus dilengkapi dengan vaksin dan booster.

“Saya selalu mengimbau masyarakat Kaltim untuk melakukan perjalanan melalui APT Pranoto,” pungkasnya. (kmf)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.