spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jaring Aspirasi Pedagang, BW Minta Pasar Tamrin Ditata Ulang

BONTANG – Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang meminta Pemkot Bontang menata ulang Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) agar geliat ekonomi di pasar yang diresmikan tahun 2020 itu kembali tumbuh. Permintaan itu disampaikan BW (sapaan akrabnya) usai melaksanakan penjaringan aspirasi kepada pedagang melalui reses di Pasar Tamrin, Kamis (2/11/2021).

BW mengatakan, selain faktor pandemi Covid-19 yang berdampak pada rendahnya daya beli masyarakat, sepinya pembeli di Pasar Tamrin juga karena tata letak pedagang yang perlu pembenahan. “Pedagang kurang lebih sudah merasakan kondisi ini (sepi, Red.) selama dua tahun terakhir,” kata BW didampingi Kepala Diskop-UKMP, Kamilan dan Kepala UPT Pasar, Haedar.

Setelah penataan ulang, politisi Nasdem itu berharap, masyarakat dan pedagang tidak ada lagi yang mengedepankan ego atau tendensi pribadi. Dirinya meminta seluruh pihak bergandengan tangan menghidupkan pasar yang berlokasi di Jalan KS Tubun tersebut.

Soal kebijakan penertiban pedagang di luar bangunan pasar yang mempengaruhi pembeli di dalam bangunan, dia diserahkan kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP). “Saya minta nanti evaluasi yang dilakukan Diskop-UKMP tidak hanya terkait sarana prasarana (sapras). Tetapi juga pengembangan SDM (sumber daya manusia, Red.) agar pasar ini (Tamrin, Red.) dikelola secara profesional,” pintanya.

BACA JUGA :  Ini Tanggapan Pakar Hukum Unmul Soal Lakalantas Maut di Balikpapan

Terkait permintaan pengadaan lift yang disampaikan beberapa pedagang, dirinya akan meninjau terlebih dahulu. Namun BW berharap, ke depan harus tersedia lift baik untuk manusia (pembeli), maupun khusus untuk mengangkut barang. Sebab tidak adanya akses lift, pedagang kerap mengeluh ketika harus mengangkut barang dari lantai bawah ke lantai atas.

Dikonfirmasi terpisah, Kamilan mengatakan, instansinya akan menindaklanjuti dengan melaksanakan evaluasi. Baik terkait titik krusial pasar, sapras, SDM, termasuk pedagang di dalam gedung maupun di luar gedung. “Akan kami tata ulang kembali. Evaluasi secepatnya akan kami lakukan. Harapannya awal 2022 sudah bisa terealisasi,” tandasnya. (bms/adv)

16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img