spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jalin Kemitraan, Strategi Pemprov Kaltim Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik

JAKARTA – Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik menekankan bahwa dalam menjalankan keterbukaan informasi publik harus mengedepankan jalinan kemitraan dengan pemerintah kabupaten/kota dan berbagai lembaga terkait lainnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam menjalani keterbukaan informasi publik membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Dengan menjalin kemitraan tentunya kita akan mencoba mengedukasi masyarakat ke depan agar informasi menjadi sebuah stimulan untuk pembangunan demokrasi yang baik. Kami percaya informasi yang terbuka akan mendorong demokrasi yang baik ke depannya,” ungkap Pj Gubenur Kaltim, Akmal Malik saat ditemui MediaKaltim.com usai mengikuti Uji Publik Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2023 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Selasa (28/11/2023).

Di samping itu, lanjut Akmal, secara kelembagaan tentunya Pemprov Kaltim juga menjadikan Komisi Informasi  baik di provinsi maupun kabupaten/ kota sebagai mitra strategis untuk penyebaran informasi secara terbuka kepada publik.

“Karena tanpa keterbukaan informasi, kita tidak akan bisa mewujudkan demokrasi yang baik,” jelas Akmal.

“Kaltim sangat komit mendorong komisi informasi untuk bisa menjadi mitra kita,” tambahnya.

BACA JUGA :  Respon Cepat Aduan Masyarakat, Polsek Sungai Pinang Amankan Seorang Pemuda

Dalam uji publik tersebut,  Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik turut memberikan  paparan di depan jajaran dewan juri. Fokus pembahasan yang disampaikan adalah mengenai inovasi keterbukaan informasi publik di Kaltim, inovasi pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan rencana aksi,  kebijakan serta program kerja.

“Yang perlu ditegaskan, kita sudah informatif kok. Kita optimis,” serunya.

Sementara itu terkait SPBE, Akmal juga menegaskan bahwa Kaltim secara umum sudah cukup bagus. Hanya  saja ada beberapa kendala di wilayah remote area dan masih adanya blank spot di beberapa titik di wilayah Kaltim.

“Kalau SPBE, kita sudah bagus. Ya cuma kendalanya kita itu masih punya remote area, kita masih punya blank spot. Itu kan kita tidak bisa mengatasi dengan cepat. Kan daerah-daerah kita juga masih ada  remote area, seperti di Mahakam Ulu, ya sabar lah,” pungkasnya.

Pewarta : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img