spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jaga Harga Sembako Tetap Stabil, Pemkot Balikpapan Gelar Pasar Murah Nataru 2023 

BALIKPAPAN –  Pemerintah Kota Balikpapan bersama sejumlah stakeholder pangan menggelar Pasar Murah Menjelang Nataru 2023 yang berlokasi di halaman Gedung Parkir Klandasan mulai 12-16 Desember 2022.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Arzaedi Rachman mengatakan, kegiatan Pasar Murah Nataru 2023 bukan sebagai pesaing, tetapi pasar murah sebagai pengendali daripada kebutuhan masyarakat.

“Sehingga saat masyarakat membutuhkan bahan pokok, bisa membeli,” ujar Arzaedi Rachman, Senin (12/12/2022).

Lebih lanjut Arzaedi menjelaskan, percuma jika harga tinggi namun tidak bisa terjangkau oleh masyarakat dan pada akhirnya tidak dibutuhkan. Pemikiran ini yang membuat Pemkot bersama pihak pendukung pangan melaksanakan pasar murah. Pihaknya juga melihat momen yang tepat menggelar pasar murah, sehingga dapat menjaga harga tetap stabil.

“Masyarakat juga kan jadi tidak panic buying dan stok bahan pokok juga aman,” jelasnya.

Di Pasar Murah Nataru 2023, lanjut Arzaedi, disiapkan pula daging yang bisa dibeli warga menyambut Natal dan Tahun Baru 2023.

Dengan adanya pasar murah, diharapkan tidak ada spekulasi untuk memicu dan memainkan harga pangan.

“Karena kita sifatnya pengendali. Jangan karena kami muncul, dikira ada gejala apa-apa akan naik. Ini untuk pengendalian harga di pasar agar harga bisa terjangkau,” tambahnya.

Untuk ketersediaan bahan pokok, Arzaedi memastikan stoknya aman hingga beberapa bulan kedepan. Semisal beras tersedia 19.935 ton, dengan kebutuhan per hari sebanyak 248 ton, atau bertahan sampai 3 bulan kedepan. Kedelai pasokan tersedia hingga 5 bulan kedepan, cabai sampai 2 minggu kedepan, bawang merah 2 bulan kedepan, gula pasir 3 bulan kedepan, tepung 4 bulan kedepan, minyak makan 5 bulan kedepan, daging sapi beku 3 bulan kedepan, dan daging sapi segar 2 bulan kedepan.

“Secara keseluruhan stok (pangan) di Balikpapan aman hingga 3 bulan kedepan,” tegasnya.

Disebutkannya, pasokan kebutuhan untuk Balikpapan banyak yang berasal dari Jatim, Sulsel, Sulbar, Sulteng, dan Jakarta.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltimtara, Arrahim K Kanam mengatakan, Bulog siap menggelontorkan operasi pasar jika ada lonjakan permintaan.

“Persediaan beras di gudang saat ini diperkirakan mencukupi hingga akhir Desember 2022,” sambungnya.

Rahim menjelaskan, stok pangan lainnya seperti gula, minyak goreng, tepung terigu, daging kerbau sampai dengan daging ayam juga masih berada di level aman. Sebagai lembaga yang mengurusi logistik, Bulog tetap berkomitmen menyiapkan beras bagi masyarakat.

“Intinya apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini stoknya masih mencukupi,” tutupnya. (bom)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img