spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jadi Bekal Mengajar, Guru PAUD Didorong Optimalkan Pemanfaatan PMM

DENPASAR – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nunuk Suryani mengungkapkan bahwa pembelajaran di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD)  merupakan hal yang sangat penting sebagai fondasi mendidik anak-anak untuk menjadi generasi yang memiliki profil pelajar Pancasila.

Karenanya,  ia mendorong para guru PAUD agar memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dengan sebaik-baiknya.

“Platform Merdeka Mengajar bisa menjadi bekal guru PAUD untuk mengajar anak-anak PAUD,” kata Dirjen GTK, Nunuk Suryani dalam kegiatan Jambore Merdeka Bermain di  Hotel Prime Plaza, Bali pada Selasa (5/12/2023) lalu.

Selain itu, Nunuk juga menerangkan bahwa semua aktivitas di PMM bisa menjadi kredibilitas bagi guru PAUD. “Bahkan ke depannya bisa menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat pendidik,” ujarnya.

Kegiatan Jambore Merdeka Bermain yang berlangsung pada 4 – 6 Desember 2023, diikuti  200 guru PAUD  se-Provinsi Bali. Mereka pun dituntut untuk menampilkan inovasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka, saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, serta membangun kolaborasi komunitas belajar (kombel) antarsekolah atau antardaerah.

Peserta Jambore Merdeka Bermain juga tergabung dalam Kombel PAUD dan Asosiasi Profesi Gugus HIMPAUDI atau IGTKI. Sebanyak 150 orang merupakan peserta lomba cerdas cermat, 25 orang sebagai peserta lomba mendongeng, dan 25 orang sebagai content creator.

Dengan adanya kegiatan ini, Nunuk pun berharap dapat memberikan ruang apresiasi pada guru PAUD untuk mengekspresikan atau menyebarkan praktik baik yang selama ini dilakukan melalui berbagai macam kegiatan.

“Nah, salah satu bentuknya, mereka diberi kesempatan untuk unjuk kebolehan, misalnya mendongeng. Mendongeng adalah salah satu cara media pembelajaran yang digunakan dalam Kurikulum Merdeka,” tutur Nunuk.

Masih di tempat yang sama, Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kemendikbudristek, Santi Ambarrukmi, mengatakan bahwa Jambore Merdeka Bermain di Provinsi Bali merupakan pelaksanaan yang pertama kali dan diharapkan dapat diselenggarakan juga di semua provinsi.

Selain itu, kegiatan yang juga menjadi salah satu acara dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional 2023 ini dapat dijadikan  sebagai wadah saling berbagi praktik baik implementasi Kurikulum Merdeka antarguru PAUD.

“Ini sebenarnya kita memberikan apresiasi pada guru PAUD, mendorong mereka agar bisa lebih kreatif, dan mengembangkan komunitas belajar juga,” ujar Santi.

Pewarta : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img