spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Irwan Tinjau Pembangunan Sejumlah Sekolah di Kukar

KUKAR – Anggota Komisi V DPR RI, Irwan meninjau sejumlah pembangunan sekolah di Kutai Kartanegara (Kukar), sebagai rangkaian kegiatan reses masa sidang pertama tahun 2023.

Sekolah pertama yang ditinjau adalah SDN 013 Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana. Ia menerangkan bahwa pembangunan sekolah ini sendiri dilakukan sejak 2021. Barulah tahun 2022, disetujui dan dikerjakan hingga sekarang. Adapun anggaran pembangunan SD ini sebesar Rp4,6 miliar.

“Program rehab sekolah ini saya dorong di Kaltim karena masih banyak sekolah yang infrastrukturnya sudah tidak layak. Ini termasuk rehab besar. Beruntung sekolah (SDN 013) di Desa Handil Terusan bisa dapat tiga bangunan, beton semua,” jelasnya (26/2/2023).

Selain meninjau progres pembangunan SDN 013, Irwan juga mengunjungi sejumlah sekolah di Kecamatan Anggana yang diusulkan oleh warga untuk mendapat sentuhan rehabilitasi.

Sehari setelahnya Irwan kembali meninjau progres pembangunan sekolah. Kali ini di SDN 017 Kota Bangun. Dalam tinjauannya ini, Irwan menyatakan kekecawaannya karena progres pembangunan yang lambat. Ia pun mengaku akan berkoodinasi dengan Balai Prasarana Pemukiman Kaltim untuk mendorong kontraktor melakukan percepatan pembangun SD dengan nilai kontrak Rp2,5 miliar tersebut.

BACA JUGA :  Kasus Narkoba di Lapas Tenggarong: Dalang Peredaran Narkoba Ditahan dalam Sel Isolasi

“Tahun ini ada 11 paket yang skemanya MYC (Multi Years Contract). Untuk SDN 017 memang agak terlambat, walaupun tetap on the track. Saya akan minta Balai untuk push (mendorong) kontraktornya agar bisa segera tuntas. Karena ini mau tahun ajaran baru, supaya anak-anak bisa cepat sekolah yang nyaman, aman,” tegasnya (27/2/2023).

Di Kecamatan Kota Bangun Darat, Irwan juga menghimpun dan meninjau sejumlah usulan perbaikan sekolah dari warga. Dalam kesempatan tersebut ia mengunjungi SDN 033 dan SDN 028 Kota Bangun Darat. Ia menerangkan bahwa seluruh sekolah yang diusulkan akan dilihat skala prioritasnya untuk segera ditindaklanjuti.

“Tentu kita akan ambil tindakan, tidak perlu saling tunjuk tugas siapa. Biasanya sekolah kayu gini kami bangun baru. Tahun ini ada 11 sekolah di Kaltim kurang Rp40 miliar. Saya sangat sedih melihat anak- anak kita belajar dengan kondisi begini. Saya pikir akan berjuang keras sekolah ini (SDN 033) di tangani tahun depan,” pungkasnya.(eky)

16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img