Selasa, Maret 9, 2021

Gubernur Tahu Ada Tambang Ilegal di Poros Samarinda-Bontang, Tak Bisa Tertibkan, Alasannya Terbentur Kewenangan Pusat, Akademikus: Jangan Lepas Tangan

SAMARINDA – Pertambangan batu bara ilegal di Kaltim disebut kian marak. Bukan hanya tak berizin, aktivitas penggalian emas hitam ditengarai memakai jalan-jalan umum sebagai jalur hauling. Pemprov Kaltim mengaku belum bisa berbuat banyak.

Kepada wartawan, Senin, 22 Februari 2021, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, telah mengetahui aktivitas pertambangan ilegal di Benua Etam. Isran bahkan menyebut, praktik tak resmi tersebut berlaku di jalan poros Samarinda-Bontang. Truk-truk pengangkut batu bara, katanya, banyak melintas pada malam hari. “Istilahnya batu bara karungan. Karungan Prima Coal,” terang Gubernur.

Mantan bupati Kutai Timur ini membenarkan bahwa Kaltim sudah memiliki peraturan daerah (perda) yang mengatur angkutan batu bara dan sawit di jalan umum. Beleid yang dimaksud adalah Perda Kaltim 10/2012 tentang Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk Kegiatan Pengangkutan Batu Bara dan Kelapa Sawit. Melalui aturan ini, perusahaan pertambangan harus membangun jalan khusus hauling. Senyampang itu, perda melarang jalan umum dipakai buat mengangkut emas hitam.

Menurut Isran, perda ini tak bisa dilaksanakan. Penegakan perda adalah kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja. Kekuatan perda tak sebesar undang-undang atau peraturan pemerintah. Kalau aturan ini lebih tinggi, jelas Isran, tindakan yang diambil bisa lebih tegas.

“Pertambangan batu bara di Kaltim tambah maju semenjak kebijakan ditarik ke Jakarta. Belum ada izin saja sudah ditambang,” singgung Isran.

Kewenangan sektor pertambangan yang sebelumnya di tangan provinsi telah ditarik pusat berdasarkan Undang-Undang 3/2020 tentang Mineral dan Batu Bara. Inspektur tambang sekarang, jelas Isran, adalah aparat pemerintah pusat. Isran meragukan kewenangan Pemprov Kaltim dalam menangani permasalahan tersebut.

“Nanti kami salah. Walau ada perda, dengan adanya kebijakan revisi Undang-Undang Minerba, itu sudah kewenangan pemerintah pusat,” ucapnya.

BACA JUGA :  Lalu Lalang Merusak Jalan, Truk Tambang Dicegat Warga, Jatam Sebut Penegak Hukum Dipermainkan Mafia Tambang

Jangan Lepas Tangan
Akademikus dari Fakultas Hukum, Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, menilai pernyataan gubernur seperti menggampangkan masalah. Isran dianggap terkesan lepas dari tanggung jawab. Meskipun sudah ditarik ke pemerintah pusat, terang Castro –panggilan pendek Herdiansyah–, bukan berarti gubernur lepas tangan atas penataan, pengelolaan, dan pelanggaran hukum di daerah. Secara struktur, kabupaten/kota masih memiliki dinas energi dan sumber daya mineral. Gubernur bisa mengkoordinasikan dinas ESDM di kabupaten/kota. Secara administratif pun, masih ada inspektur pertambangan yang bisa difungsikan.

“Ini hanya soal political will. Mau menertibkan atau tidak,” tegasnya. Castro mengatakan, pelanggaran di Kukar mustahil ditangani pemerintah pusat dengan cepat. Tanpa penegakan hukum, aktivitas tambang ilegal bisa menjadi preseden buruk bagi Kaltim.

Aktivitas pertambangan ilegal pernah menyebabkan gesekan dengan masyarakat. Yang terbaru adalah warga menyetop angkutan batu bara di Mangkurawang, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Pada Senin, 1 Februari 2021, truk yang melintas di jalan lingkungan itu diduga membawa batu bara ilegal. Peristiwa yang lebih besar terjadi tahun lalu. Castro mengambil contoh tambang ilegal di Waduk Samboja, juga di Kukar, yang berakhir pembakaran alat berat oleh warga. Castro menilai, masyarakat yang sampai memblokade jalan adalah luapan kekecewaan atas lemahnya penegakan hukum.

“Kalau Pemprov Kaltim diam, saya meyakini, suatu saat masyarakat malah main hakim sendiri,” paparnya. “Kalaupun melapor petugas, masalahnya jika tidak ada tindakan. Berdasarkan kasus yang sudah viral di medsos, mestinya sudah cukup alasan pemprov untuk menertibkan tambang ilegal,” sambungnya.

Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, Pradarma Rupang, mengatakan bahwa Isran gagal paham mengenai kewenangan daerah menindak tambang ilegal. Dalam Pasal 19 Perda 10/2012, katanya, ada kewenangan yang bersifat memaksa berupa pidana kurungan atau denda. Bunyinya, “Setiap orang atau badan usaha yang secara melawan hukum melakukan kegiatan pengangkutan hasil tambang melalui jalan umum dipidana dengan pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta.”

Ditambah lagi Peraturan Gubernur 43/2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk Kegiatan Pengangkutan Batu Bara dan Kelapa Sawit. Pada pasal 20 disebutkan, “Gubernur membentuk tim terpadu untuk melakukan pengawasan atas pelaksanaan peraturan gubernur ini.”

Perda dan pergub ini masih berlaku dan tidak tumpang tindih dengan UU Minerba yang sudah direvisi. Rupang mengatakan, inspektur tambang harus bergerak di lapangan karena punya kewenangan menindak dan menahan. Tidak ada dalam UU Minerba yang secara tegas menyatakan kewenangan penindakan tambang ilegal ditarik pemerintah pusat. Daerah masih punya kewenangan. Rupang menduga, banyak oknum yang bermain dalam bisnis haram ini. “Mereka ini yang harus ditindak,” paparnya. (kk)

Artikel dari kaltimkece.id, jaringan mediakaltim.com

CHANNEL MEDIA KALTIM
Video thumbnail
Baru Setahun, AHY Didongkel
00:36
Video thumbnail
Detik-detik Belah Perut Buaya Keluarkan Tubuh Bocah 8 Tahun di Bengalon
03:28
Video thumbnail
Kembali Hujan Lebat, Bontang Dikepung Banjir
00:52
Video thumbnail
Lagi, Kecelakaan Maut di Jalan Poros Samarinda Bontang, Pengemudi Tewas di Tempat
00:55
Video thumbnail
DKPP Copot Ketua KPU Kukar Buntut Tidak Jalankan Rekomendasi Bawaslu RI
01:19
Video thumbnail
Jelang Magrib, Kota Raja Membara
00:27
Video thumbnail
Pasca Kebakaran Pasar Loktuan Dini Hari, Beginilah Suasana Menyedihkan Rabu (10/2) Pagi Ini
02:52
Video thumbnail
Dini Hari, Kebakaran Hebat di Pasar Loktuan Bontang
02:13
Video thumbnail
BREAKING NEWS: Pasar Loktuan Terbakar Subuh Ini
00:40
Video thumbnail
Astaga, Fuso Angkut Tabung Elpiji Terguling di Poros Bontang-Samarinda, Begini Kejadiannya
01:11
Video thumbnail
Efektifkah Lockdown di Akhir Pekan? Begini Pendapat dokter Tirta dan Suasana di 2 Kota
03:14
Video thumbnail
Beginilah Suasana Bontang Hari Ini yang Menerapkan Kaltim Silent
02:27
Video thumbnail
Panic Buying di Pasar Thamrin dan Pasar Seng jelang Instruksi Kaltim Steril
01:32
Video thumbnail
Breaking News: Kecelakaan Maut di Simpang Bontang-Sanggatta, Sopir Tewas
00:34
Video thumbnail
Jelang Kaltim Steril, Warga Serbu Pasar
00:38
Video thumbnail
Jalan Tanah Datar Makin Hancur, Sopir: Jalan Poros Samarinda-Bontang Banyak yang Rusak
01:44
Video thumbnail
Kebakaran di Kecamatan Sebulu Kukar
00:18
Video thumbnail
Kapal Membawa 17 Penumpang Tenggelam di Mahulu, Begini Kejadiannya
00:31
Video thumbnail
TPI Tanjung Limau, Jadi Tempat Favorit 'Berburu' Ikan Segar
01:24
Video thumbnail
Kasus Covid Masih Tinggi, Sarana Olahraga di BSD Ditutup, Hanya untuk Jogging
01:01
Video thumbnail
Ketika Tenaga Kesehatan di Kutim Jalani Vaksinasi
01:19
Video thumbnail
Pelepasan terakhir Jenazah Thohari Azis oleh Istri, Keluarga dan Kerabat
02:45
Video thumbnail
Rusak Jalan Poros Bontang-Samarinda, Warga Mengeluh
00:34
Video thumbnail
Kondisi Terkini Tanah Datar Poros Bontang - Samarinda, Macet hingga 1 Km
00:40
Video thumbnail
BREAKING NEWS: Sidang MK, Dijaga Ketat, yang Ikut Sidang Wajib Tes Swab PCR
01:16
Video thumbnail
Vaksin diterima Satgas Gugus Covid Bontang dari Pemprov Kaltim
01:24
Video thumbnail
BREAKING NEWS: Truk Terjebak di Kubangan, Macet Panjang
01:00
Video thumbnail
Penyaluran Bantuan untuk Korban Banjir Kalsel dari Warga Kaltim
02:46
Video thumbnail
Banjir Landa Kabupaten Banjar dan Tanah Laut, Tarparah dalam Sejarah, Ribuan Rumah Terdampak
01:40
Video thumbnail
Hari Kelima, Temukan Bangkai Kapal
00:25
Video thumbnail
Yusuf Mansyur: Syekh Ali Jaber Meninggal, Mohon Doanya
05:47
Video thumbnail
Wajah Suram Stadion Utama Palaran, Perbaikan Butuh Ratusan Miliar Lagi
01:37
Video thumbnail
Detik-Detik Ditemukannya FDR Black Box Sriwijaya Air SJ 182
02:51
Video thumbnail
Cuaca Buruk, Nelayan yang Hilang Belum Ditemukan
00:44
Video thumbnail
Pencarian Nelayan Hilang di Bontang, Sampai Senin (11/1/2021) Pagi Ini Belum Ditemukan
00:32
Video thumbnail
Hobi Mancing Keluarga Bawaslu
03:13
Video thumbnail
Detik-detik ditemukannya puing Pesawat Sriwijaya Air SJ182
00:32
Video thumbnail
Sisir Pulau Lancang dan Pulau Laki
00:48
Video thumbnail
Longsor dan Jalan Ambles di Loa Janan Km 6
00:37
Video thumbnail
Cerita Penjual CD/DVD yang Masih Bertahan di Kota Bontang
02:03
Video thumbnail
Apa pernah singgah di Musala Nurul Hidaya Poros Bontang-Samarinda, Beginilah cara Suparmin membangun
02:20
Video thumbnail
Selamat HUT Ke-33 Kaltim Post
00:54
Video thumbnail
Cara SDN 003 Bontang Utara Bagi Rapor di Tengah Pandemi Covid Pagi Ini...
01:24
Video thumbnail
Ingin Perjalanan ke Biduk-Biduk? Begini kondisi jalannya di tutup tahun 2020
02:15
Video thumbnail
Menikmati Sunset dan Pasir Putih di Lamin Guntur
02:18
Video thumbnail
Beginilah Cara Disdamkartan Mengevakuasi Buaya 2,5 Meter
00:28
Video thumbnail
Sensasi Pulau Kakaban, Kondisi Terkini
02:03
Video thumbnail
Labuan Cermin, Tetap Ramai Dikunjungi di Liburan Awal Tahun 2021
02:34
Video thumbnail
Pulau Derawan, wisata sehat di Akhir Tahun 2020
02:27
Video thumbnail
Terkini, Pelestarian Penyu di Pulau Sangalaki
01:49
Video thumbnail
Beginilah Kondisi Terkini Poros Jalan Bontang-Kutim-Berau, 28 Des 2020
01:45
Video thumbnail
Grand Opening Point Caffe Indomaret Simpang 3 Bontang
01:42
Video thumbnail
Kejar Target
01:14
Video thumbnail
Gara-gara Tegur Pedagang, Sekuriti Pasar Rawa Indah Dihajar Piring, Terekam CCTV
00:59
Video thumbnail
Jalan Putus di Wahau Sudah Bisa Dilintasi
00:56
Video thumbnail
Jalan Ambles di Muara Wahau, Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Macet 3 Kilometer
01:07
Video thumbnail
Libatkan 50 Petugas, KPU Lakukan Pelipatan dan Penyortiran 126.916 Surat Suara
02:57
Video thumbnail
Ditangkap di Pelabuhan Badak LNG, Buaya 3 Meter Dievakuasi Disdamkartan
02:42
Video thumbnail
Jembatan Dondang Muara Jawa Retak, Diduga Ditabrak Tongkang Minggu Malam
00:50
Video thumbnail
Satu Media Online Dilaporkan ke Bawaslu
02:17
Video thumbnail
Debat Publik Calon Wali Kota Bontang, Neni – Joni Peserta Pertama yang Datang ke Lokasi Debat
01:19
Video thumbnail
LIBUR MAULID DI PANTAI AMAL PENAJAM PASER UTARA
03:22
Video thumbnail
PRIA GANTUNG DIRI GEGERKAN WARGA BONTANG
00:20
Video thumbnail
Debat Calon Wali Kota Bontang Ditunda ! Ini Alasan KPU
02:12
Video thumbnail
Gempa Dasyat dan Tsunami Kecil Guncang Turki, Dilaporkan Sudah 14 Orang Tewas
02:11
Video thumbnail
Persahabatan Ambo dengan Buaya Riska, Hidup Berdampingan selama 14 Tahun
02:58
Video thumbnail
Pulau Gusung Tenggelam, Warga Ketakutan
01:26
Video thumbnail
Proyek 2 Tahun Lalu, Masjid Terapung di Bontang Kuala Kian Mencuat
02:56
Video thumbnail
Rawan kebakaran, Jalan Masuk Bontang Kuala akan Dicor
02:12
Video thumbnail
Tolak Omnibus Law, Ratusan Massa Duduki Kantor DPRD Bontang
01:39
Video thumbnail
Bersembunyi di Lantai Rumah, Piton Sepanjang 2 Meter Ditangkap Disdamkartan
01:11
Video thumbnail
Diiringi Hujan Gerimis, Basri- Najirah Daftar Ulang Gantikan Alm Adi Darma
01:20
Video thumbnail
Pernyataan Lengkap Ketua Tim Pemenangan Rekomendasikan Istri Adi Darma Jadi Calon Wawali Bontang
03:00
Video thumbnail
Rektor Unmul Nyatakan Sudah Sembuh dari Covid
02:12
Video thumbnail
Adi Darma Meninggal setelah Jalani Perawatan 8 Hari di RSUD Taman Husada
02:56
Video thumbnail
Perkembangan Kasus Covid 28 September 2020. Pjs Walikota Bontang Riza Indra Riadi ikut hadir
01:53
Video thumbnail
Satgas Resmi Umumkan Adi Darma, Calon Wali kota Bontang Positif Covid 19
02:14
Video thumbnail
Kecelakaan di Bundaran Sintuk Bontang, Ini Detik-Detik Tabrakan Dua Mobil Agya..
01:03
Video thumbnail
Penangkapan Buaya 3 Meter yang Serang Bocah di Loktuan Bontang
00:44
Video thumbnail
Plafon Pasar Tamrin Disebut Ambruk Lagi, Ternyata Sengaja Diruntuhkan
01:31
Video thumbnail
Adi Darma Diwakilkan, Dapat Nomor 1 Basri Sebut Keberuntungan, Nomor 2 Bagi Neni Dua Periode
01:49
Video thumbnail
Berebut Nomor, Adi-Basri Nomor 1, Neni-Joni Nomor 2
02:15

PEMASANGAN IKLAN : 0811-5405-033

BERITA POPULER