spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gelar Dialog Rakyat, Kadir Tappa Ajak Masyarakat Bontang Ikut Awasi Pengelolaan dan Realisasi APBD

BONTANG – DPRD Provinsi Kaltim, Abdul Kadir Tappa menggelar Dialog Rakyat, dengan mengusung tema “Pengawasan Penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah”, yang berlangsung di Hotel Andika, Berbas Tengah, Kota Bontang, Minggu (28/4/2024).

Kadir Tappa menjelaskan bahwa negara kita adalah negara yang memiliki unsur pemerintahan. Para pimpinan yang sedang menjabat harus mengetahui apa yang menjadi permasalahan dan juga keluh kesah masyarakat yang sedang dialami. Sehingga nantinya, anggota DPRD bisa langsung memberitahu pemerintah agar setiap kekurangan yang ada segera dibenahi.

“Kegiatan sosialisasi seperti ini menurut saya sangat penting, ada komunikasi yang aktif antara pejabat dengan masyarakatnya. Ini sangat dibutuhkan bagi saya, masukan dari masyarakat sangat perlu sehingga ini kesempatan rakyat untuk bisa berkomunikasi dengan para wakil pimpinan,” ucapnya saat sosialisasi,” Minggu (28/4/2024).

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang dikelola, menurutnya tidak hanya dibagi-bagi begitu saja kepada rakyat melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Akan tetapi juga harus mengetahui bagaimana pemerintah daerah mampu mengelolanya yang berdampak kepada pembangunan daerah dan untuk kesejahteraan rakyat.

BACA JUGA :  Komunitas Donor Darah PAMA INDO Resmi Terbentuk, Beri Reward untuk Pendonor Pertama

“Paling utama adalah bagaimana cara mengatur kesejahteraan masyarakat, ada tata krama dan aturan yang telah diatur melalui proses yang panjang. Tidak mudah dan tidak sulit menjadi wakil rakyat, karena sebagian masyarakat tidak mengetahui apa saja tugas sebagai wakil rakyat. Semua itu ada aturan dan mekanismenya,” paparnya.

Perlu diketahui, untuk pengelola anggaran harus tepat sasaran dan prioritas. Sebagaimana fungsi DPRD bisa mengoptimalkan di setiap masing-masing daerah, sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) bisa mengetahui permasalahan yang terjadi di setiap daerahnya.

“Untuk itu, mari keluarkan semua apa yang menjadi kendala dan uneg-uneg masyarakat di kegiatan sosialisasi ini. Agar saya tahu, selama ini masyarakat mengeluh karena apa. Jika tidak, bagaimana saya bisa mengetahui semua tanpa ada masukkan,” tambahannya.

BACA JUGA :  Sosialisasi Pembangunan Ketahanan Keluarga, Kadir Tappa: Keharmonisan Keluarga Meningkatkan Kesejahteraan Lahir Batin

Kadir Tappa juga mengimbau kepada peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi, agar bisa memberikan pertanyaan dan pendapat. Apa yang menjadi kendala, kekurangan, bahkan bagaimana cara untuk mengatasinya, pastinya dengan kegiatan seperti ini bisa mencari solusi bersama. Bahkan, dirinya akan mencatat yang telah masyarakat sampaikan, agar yang belum terpenuhi bisa segera direalisasikan.

Penulis: Dwi S
Editor: Nicha R

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img