spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dukung IKN dan Sukses Pemilu, Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama

PPU – Tokoh lintas agama di Penajam Paser Utara menggelar aksi dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan suksesi Pemilu 2024. Acara ini digelar di titik nol IKN pada Jumat, (16/6/2023).

Kegiatan doa bersama ini diinisiasi oleh Panitia Mission Trip Pelayanan Misi Nafiri Allah (PMNA) Kaltim. Melibatkan lintas agama yang ada serta tokoh adat dan tokoh masyarakat PPU. Ketua pelaksana kegiatan PMNA Kaltim, Ivan Wowiling mengatakan rangkaian kegiatan Mission Trip PMNA dilaksanakan mulai 14-17 Juni 2023.

Ada sejumlah agenda termasuk doa bersama, KKR dan kegiatan bakti sosial. Semua dipusatkan di wilayah kecamatan Sepaku dan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

“Kegiatan ini melibatkan lintas agama yang ada di daerah termasuk tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk melaksankan doa bersama dalam rangka menyongsong IKN yang gemilang serta mensukseskan Pemilu 2024 mendatang,” jelasnya.

Sekkab PPU Tohar turut menghadiri kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk kemaslahatan bangsa dan negara kaitannya dengan proses keberlangsungan pembangunan IKN dan menghadapi hajat besar yaitu Pemilu tahun 2024.

BACA JUGA :  Wujudkan Smart City, Pemkab PPU Gandeng Gojek Susun Master Plan

“Kita hadir dari seluruh lintas agama yang ada di PPU. Mari kita berperan, berkontribusi secara proporsional.  Harapannya menjadi epicentrum tersendiri bagi pemerataan pembangunan dan Indonesiasentris,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pula, Tohar menyampaikan semuuaa harus mengambil manfaat dari kehadiran IKN Nusantara di wilayah PPU. Sebab, kehadiran IKN bukan berarti tanpa tantangan dan hambatan.

“Tetapi dalam prosesnya banyak sekali ditemui itu. Namun kata dia, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Salah satunya adalah harus ada kontribusi masyarakat di dalamnya,” jelasnya.

Kontribusi itu, minimal ialah ikut untuk menciptakan kedamaian di PPU untuk tidak muncul gesekan antar masyarakat. “Itulah barangkali yang bisa kita kontribusikan. Karena kita sudah diberikan stigma sebagai tokoh agama. Tokoh agama adalah petuahnya, nasehatnya dan wasiatnya untuk agama masing-masing,” sambung Tohar.

Kemudian terkait dengan hajat pemilu, semua diminta untuk mengawal pemilu ini sesuai dengan filosofinya adalah pesta demokrasi. Oleh karenanya sambungnya, menciptakan pemilu yang bermartabat, dari aspek partisipasi.

“Jika namanya pesta maka dari itu jangan ada yang tersakiti. Bagaimana  menghadirkan pemilu yang bermartabat juga ada bagian masyarakat di dalamnya,” ucapnya.

BACA JUGA :  Benarkan Warga Pesisir Akan Direlokasi, Makmur: Nanti Dibangun oleh Bank Tanah dan Pemerintah Pusat

Tohar juga berharap pembangunan IKN ini bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan skema dan rencana yang telah ditetapkan. Sejalan dengan tahun politik tahun depan.

“Terima kasih sekali lagi kami pemerintah daerah kabupaten PPU sekaligus atas nama pimpinan daerah dalam hal ini Bupati PPU yang tidak hadir secara fisik di tengah acara kita menyampaikan salam untuk kita semua dan menyampaikan selamat kepada inisiator  dan seluruh jajarannya. Mudah-mudahan seluruh rencana kegiatan ini dapat berjalan dengan mulus sebagaimana bencana Kita,” tutupnya. (sbk)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img