spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DKK Balikpapan Temukan 2 Kasus Covid-19

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Kesehatan kembali menemukan kasus Covid-19 di Kota Balikpapan yang bersumber dari pekerja perusahaan dengan riwayat perjalanan keluar kota, baru-baru ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, saat ini yang ditemukan kasus Covid-19 berjumlah 2 orang. Dan untuk saat ini keduanya telah mendapatkan perawatan serta tinjauan dari pihak kesehatan. “Kedua pasien tersebut tengah menjalani isolasi mandiri,” ujarnya, Minggu (24/12/2023).

Lebih lanjut Andi Sri Juliarty menjelaskan, dua kasus Covid-19 yang ditemukan di Balikpapan tersebut merupakan dari kalangan pekerja yang saat itu tengah melakukan perjalanan keluar kota.

Tiba di Balikpapan, ke-dua pekerja tersebut menjalani serangkaian pemeriksaan dan ditemukan hasil positif Covid-19. Kedua pasien tersebut pun saat itu langsung mendapat perawatan oleh tim medis.

“Temuan dua kasus Covid-19 di Balikpapan saat ini tak seganas pada masa pandemi sebelumnya. Di mana, gejala yang ditimbulkan terhadap para pasien termasuk kategori ringan yang tak memerlukan penanganan secara intens,” jelasnya.

Andi Sri Juliarty menambahkan, saat ini dibeberap pemberitaan yang tersiar di media. Sejumlah negara di Asia ditemukan bahwa, angka kejadian Covid-19 naik cukup signifikan. Namun demikian, hal tersebut tidak terjadi di Indonesia.

“Indonesia juga sudah mulai naik tetapi tidak signifikan. Di Balikpapan juga memang ada kasus dua, tetapi ini belum signifikan,” tambahnya.

Di sisi lain, Andi juga telah mengeluarkan surat edaran terhadap seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Balikpapan termasuk Puskemas untuk kembali bersiaga. Mengingat, memasuki akhir tahun seperti saat ini ditambah libur panjang, pergerakan manusia cukup masif.

Andi juga telah meminta penyedia layanan kesehatan tersebut untuk segera menyiapkan sejumlah obat-obatan, oksigen, kamar isolasi, serta menyiapkan  ruang ICU jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kepada masyarakat kami menghimbau agar tetap meneruskan kebiasaan atau budaya protokol kesehatan yang pernah diterapkan ketika pandemi covid-19 yang lalu,” tutupnya.

Penulis: Aprianto
Editor: Nicha R

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img