spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ditinggal Pergi Penghuni, Rumah dan Warung di Tarakan Hangus Terbakar

TARAKAN – Musibah kebakaran terjadi di Jalan Matahari RT 63, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat, Kota Tarakan, pada Sabtu (9/12/2023) pagi tadi. Kebakaran terjadi pukul 08.00 Wita dan menghanguskan satu rumah dan warung sembako.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan PMK) Kota Tarakan, Sofyan menjelaskan, informasi kebakaran diterimanya pada pukul 08.19 Wita.

Usai menerima laporan tersebut, pihaknya langsung menghubungi Pemadam Kebakaran Sektor Barat dan sampai di lokasi kejadian pukul 08.30 Wita. “Artinya sudah sesuai dengan respon time dari pertama kali kami menerima informasi masyarakat,” ucapnya saat diwawancarai di lokasi kebakaran.

Guna memadamkan api, PMK mengerahkan 5 mobil pemadam kebakaran dan 1 armada tambahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kejadian kebakaran ini, kata dia tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja menghanguskan satu rumah dan warung sembako.

Soal penyebab kebakaran, dia mengatakan pihaknya belum bisa memberi jawaban karena saat ini masih dalam tahap investigasi. “Dugaan sementara masih tidak bisa diberikan karena pihak kepolisian masih melakukan pengecekan. Nanti langsung tanya ke kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, penghuni rumah, Genius Don Arlian Habibi menjelaskan, awal mula api terlihat pada dapur belakang warung.

“Kebetulan saya menyewa rumah ini. Jadi sebenarnya ini dua rumah. Satu rumah yang saya sewa dan sebelahnya warung yang juga ditinggali pemilik yang menyewakan rumah ini,” ucapnya.

Dilanjutkannya, dari dapur tiba-tiba keluar asap dan suara ledakan. Kemudian dia pun lari dan menyelamatkan anak serta sejumlah kendaraan miliknya. “Tidak sampai 5 menit api membesar dan menjalar kemana-mana,” lanjutnya.

Genius menjelaskan saat terjadi kebakaran pemilik sedang pergi ke pasar sehingga rumah kosong. “Hari ini ada acara arisan, dia (pemilik) pergi beli bahan di pasar,” paparnya.

Di rumah yang disewanya, dia tinggal bersama istri dan kedua anaknya. Sementara di warung tersebut ditinggali pemilik bernama Ibu Nunung dan satu anaknya. (APC)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img