spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dishub PPU Dorong Kenaikan Tarif 20% Angkutan Umum Lokal dan Lintas Daerah

PENAJAM – Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) turut mendorong alas hukum penerapan harga baru angkutan umum di wilayahnya hingga lintas daerah. Dengan mengajukan permohonan rencana perubahan tarif darat dan laut ke kepala daerah setempat serta Pemprov Kaltim melalui Dishub Kaltim.

Hal ini merupakan dampak kenaikan BBM yang diumumkan pemerintah pusat, dan tuntutan para pengusaha angkutan umum. Serta dinilai berpotensi memilki dampak yang signifikan terhadap kondisi perekonomian daerah khususnya di sektor transportasi.

Kepala Dishub PPU Ahmad menuturkan, pihaknya telah beberapa kali menggelar pertemuan lintas sektor, termasuk kepolisian dan komunitas pengusaha dan pelaku armada darat dan laut. “Jadi tidak serta-merta kita lakukan kenaikan itu sendiri. Kami mengusulkan dan meminta persetujuan kenaikan rata-rata 20 persen pada setiap angkutan transportasi itu,” ujarnya, Selasa (27/9/2022).

Disebutkan, Dishub PPU telah penerbitan SK (surat keputusan) Bupati PPU soal kebijakan tarif baru angkutan dalam daerah, serta  keputusan dari Dishub Kaltim untuk kenaikan lintas daerah.

Seperti diketahui, angkutan di PPU tidak hanya melayani angkutan antar kecamatan hingga kelurahan/desa. Ada angkutan lintas daerah dari PPU-Paser dan lainnya melalui armada darat minibus dan bus, juga antar PPU-Balikpapan melalui armada laut speed boat dan kapal motor.

“Alasannya karena kebutuhan pengeluaran, sopir-sopir ‘kan beli BBM. Target penerapan harga baru ini tergantung dari provinsi, dan bupati. Kita hanya mendorong,” sebutnya.

Kepala Dinas Perhubungan PPU, Ahmad.

Kendati demikian, Ahmad tak memungkiri di lapangan sudah terjadi penerapan harga baru secara sepihak. Bahkan kenaikan tarif angkutan itu mencapai 30%. Meski begitu, pihaknya merasa tak dapat berbuat apa-apa untuk menghindari gejolak. “Ya karena sudah belanja BBM, makanya kami dorong juga itu bisa segera ditetapkan,” tandas Ahmad.

Terpisah, Kepala Organisasi Angkutan Darat (Organda) PPU Yunus menyebutkan Pemkab PPU memang perlu segera mengambil sikap dengan adanya kenaikan harga BBM. Pasalnya, ia yang mengomandoi sekira 120 sopir  juga mendapat tekanan dari rekan seprofesi.

“Maunya (penerapan tarif baru) ya seketika BBM itu dinaikkan. Saya juga mendapatkan banyak pertanyaan dari para sopir. Harga dinaikkan tidak? Kalau tidak itu tidak menutupi biaya operasional,” ungkapnya.

Meski ada beberapa rekannya yang telah menaikkan tarif sepihak, disampaikan pula masih banyak di antaranya yang masih sabar menunggu kebijakan turun. Dikatakan, sebenarnya para sopir  meminta kenaikan lebih dari 20 persen.

“Ya kenaikan 20 persen itu cukup saja, untuk membendung biaya, dibandingkan harga yang sebelumnya,” pungkas Yunus. (sbk)

Tarif lama angkutan darat dan laut (sebelum penyesuaian kenaikan 20 persen)

  • Rute pelabuhan Penajam-Pasar Nenang-RSUD Ratu Aji Putri Botung/Perum Korpri Rp 7 ribu
  • Rute Pelabuhan Penajam-Tanjung Jumlai Rp 15 ribu
  • Rute terminal Penajam-Waru Rp 18 ribu
  • Rute Waru-Babulu Rp 20 ribu
  • Rute Waru-Tanjung Jumlai Rp 13 ribu
  • Rute Petung – Sotek Rp 15 ribu
  • Rute Sotek-Sepaku Rp 50 ribu
  • Rute Sotek-Jenebora Rp 40 ribu.
  • Rute PPU-Paser Rp 60 ribu

Angkutan laut

Rute Penajam-Kampung Baru

  • Speedboat Rp 18 ribu
  • Kapal motor Rp 10 ribu
  • Kapal motor (dengan sepeda motor) Rp 35 ribu

Rute Maridan-Kampung Baru

  • Speedboat Rp 36 ribu
  • Kapal motor Rp 18 ribu
  • Kapal motor (dengan sepeda motor kecil) Rp 35 ribu
  • Kapal motor (dengan sepeda motor besar) Rp 40 ribu

 

Rute Sepaku-Kampung Baru

– Speedboat Rp 40 ribu

– Kapal motor Rp 20 ribu

– Kapal motor (dengan sepeda motor kecil) Rp 45 ribu

– Kapal motor (dengan sepeda motor besar) Rp 55 ribu

Rute Jenebora-Kampung Baru

  • Speedboat Rp 25 ribu
  • Kapal motor Rp 15 ribu
  • Kapal motor (dengan sepeda motor kecil) Rp 25 ribu
  • Kapal motor (dengan sepeda motor besar) Rp 30 ribu. (Sumber: Dishub PPU)

BACA JUGA

15.9k Pengikut
Mengikuti