spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Disbun Kukar Klaim Harga TBS Stabil Rp 3.150,17 – Rp 3.577,69

TENGGARONG– Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar menyebut  harga Tandan Buah Segar (TBS) di wilayahnya, stabil di angka Rp 3.150,17 – Rp 3.577,69 per kilogram. Harga tersebut untuk TBS umur di atas 3-10 tahun, yang tercantum dalam SK Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit yang  bermitra dengan perusahaan, atau tergabung dalam koperasi plasma.

Melalui Jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian, Sub Koordinator Pengolahan dan Pemasaran Hasil Disbun Kukar, Desy Noriyani, diakui memang terjadi penurunan harga secara perlahan, atau tidak drastis.

“Petani yang menjual (TBS) ke pengepul yang harga di bawah standar itu,” ungkap Desy saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/5/2022).

Penetapan harga tersebut, kata Desy, melalui Disbun Kaltim pada tiap akhir bulan. Karenanya hingga saat ini, Disbun Kukar belum menerima laporan dan keluhan petani sawit yang bermitra melalui koperasi plasma terkait harga TBS di bawah standar.

Oleh karenanya, jika ditemukan kasus perusahaan kelapa sawit bermain harga, sudah ada sanksi yang siap dijatuhkan yakni surat teguran langsung dari Disbun Kukar dan Disbun Kaltim. Teguran tertulis ini, menurut Desy, dapat mengancam keberlangsungan operasional perusahaan.

Sesuai Permentan Nomor 1 tahun 2018 tentang penetapan harga TBS, jika dua kali peringatan dalam tenggang waktu sebulan tidak diindahkan, Kadisbun Kaltim dapat mengajukan usulan kepada Gubernur Kaltim, untuk melakukan pencabutan izin usaha perusahaan yang bersangkutan. “Sanksinya berupa pencabutan izin opera usaha,” ungkap Desy.

Untuk itu Desy mengimbau petani  sawit bisa bermitra dengan perusahaan, dalam bentuk kemitraan koperasi plasma. Dengan begitu harga TBS hasil panen tidak jauh turun dari harga penetapan TBS yang dikeluarkan  Disbun Kaltim.

Setidaknya, ada 19 perusahaan besar kelapa sawit yang memiliki kemitraan dengan koperasi plasma di Kukar. Total ada 53 koperasi plasma yang bermitra dengan perusahaan besar dengan total anggota mencapai 16.974 petani sawit. Di mana mereka menggarap  28.259,11 hektare lahan, yang sudah terealisasi dari target luas kebun yang dibuka oleh perusahaan kelapa sawit secara bertahap. (afi)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Detik-detik Pensiunan Karyawan PKT Meninggal saat Salat Subuh Berjamaah di Masjid Fathul Khoir Bontang

0
BONTANG – H Nonot Sulistiyo Budi S, pensiunan karyawan PT Pupuk Kaltim (PKT) meninggal dunia saat melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Fathul Khoir...

Ini Alasan Wanita di Makassar yang Simpan 7 Jasad Janin Hasil Aborsi

0
MAKASSAR - Sejumlah fakta terkuak pasca polisi melakukan penangkapan terhadap seorang wanita berinisial NM di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). NM ditangkap atas kasus aborsi...