spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dentuman Ethylene Iso Tank, Badak LNG Gelar Major Emergency Exercise

BONTANG – Suara bising mendadak memecah kesunyian pagi ini. General emergency sirene menggema di area Badak LNG. Telah terjadi insiden kebakaran di area Train G, hari Jumat 5 Agustus 2022 sekitar pukul 08.10 WITA.

Perkiraan awal penyebab insiden kebakaran ini adalah terjadinya kebocoran ethylene dari selang di ISO Tank Train G dimana pada waktu sama sedang berlangsung adanya pekerjaan hot work. Kebakaran dapat ditangani dengan baik oleh Tim Fire Brigade Badak LNG dan seluruh korban berhasil dievakuasi oleh Rescue Team Badak LNG dan telah mendapatkan perawatan di RS LNG Badak. Pukul 09.07 WITA situasi dinyatakan aman kembali (All Clear).

Akibat insiden ini dilaporkan tidak ada korban meninggal dunia, dua orang korban mengalami luka bakar dan dalam kondisi stabil.

Saat ini Badak LNG akan fokus pada proses recovery sarana dan fasilitas serta operasional kilang. Bersama ini diinformasikan bahwa insiden ini tidak mengganggu produksi LNG serta tidak berdampak luas pada masyarakat sekitar area Badak LNG sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti semula.

Serta, telah dipastikan pula tidak ada kebocoran fluida yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Badak LNG akan segera melakukan investigasi dan evaluasi internal lebih lanjut secara menyeluruh terhadap root cause insiden tersebut.

Situasi diatas merupakan rangkaian kegiatan simulasi Major Emergency Exercise yang dilaksanakan Badak LNG. Major Emergency Exercise ini melibatkan seluruh Emergency Response Team terkait dengan tujuan menanggulangi keadaan darurat yang terjadi.

Major Emergency Exercise merupakan agenda rutin perusahaan yang bertujuan menguji kesiapan seluruh personel dalam menghadapi situasi darurat. Dengan latihan ini, para pekerja diharapkan dapat lebih sigap apabila sewaktu waktu terjadi ancaman bahaya yang tidak diduga.

Act. Chief Operating Officer Badak LNG, Rahmat Safrudin mengungkapkan, tujuannya dilakukan kegiatan Major Emergency Exercise ini adalah untuk melatih kesiapan seluruh pekerja, maupun manajemen dalam menghadapi keadaan darurat di area Badak LNG. Sehingga apabila terjadi keadaan darurat yang tidak diharapkan terjadi, dapat ditanggulangi dengan baik, tepat dan cepat.

“Kegiatan ini untuk melatih sejauh mana kesiapan personel kami dalam menghadapi keadaan darurat” ujarnya.

Ia menilai latihan keadaan darurat atau emergency drill sudah berjalan dengan sangat baik, termasuk waktu penanganan yang dilakukan secara cepat sesuai dengan standar Badak LNG. (adv)

BACA JUGA

15.9k Pengikut
Mengikuti