spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ciptakan Samarinda Tanpa Kawasan Kumuh, Dewan Samarinda Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Jaga Lingkungan Bersih dan Sehat

SAMARINDA – Pada tahun 2015 silam Kota Samarinda memiliki kawasan kumuh seluas 500 hektar. Namun, hingga tahun 2022 lalu, kawasan kumuh di Kota Tepian menurun dan menyisakan 40 hingga 50 hektar saja.

Sebab itu, Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi mengajak masyarakat agar dapat menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Ia juga menuturkan bahwa penurunan kawasan kumuh di Samarinda tak lepas dari peran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang terus melakukan perbaikan dan peningkatan pembangunan infrastruktur.

“Samarinda pada tahun 2015 lalu itu luasnya kurang lebih 500 hektare kawasan kota yang kumuh. Dan saat ini menurun, berkat kerja keras Pemkot Samarinda dan seluruh elemen masyarakat Samarinda,” ucapnya, Sabtu (11/2/2023).

“Berkurang hingga sisa tinggal sekitar 40-50 hektare saja kawasan kumuh itu,” sambungnya.

Menurut Subandi, Pemkot Samarinda telah bekerja keras melakukan sejumlah program pembangunan secara bertahap untuk mengurangi angka kawasan kumuh di Kota Tepian.

Namun, upaya Pemkot itu juga perlu dibantu dengan kesadaran dari masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap sehat dan bersih.

BACA JUGA :  Masa Jabatan Presiden Cukup 2 Periode, Ketua DPRD Kaltim Sepakat dengan Mahasiswa

“Masyarakat harus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya rumah dan lingkungan yang sehat. Ini penting untuk masa depan yang baik, yang sehat sehingga Samarinda menjadi kawasan tempat tinggal yang nyaman,”ungkapnya.

Subandi juga mengaku akan memberikan dukungan penuh dan mendorong Pemkot Samarinda guna menata Kota Samarinda agar menjadi pusat peradaban yang sehat dan bersih.

“Supaya Samarinda yang nyaman, Samarinda yang layak huni, Samarinda yang rapi aman nyaman itu bisa kita capai,” pungkasnya. (vic)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img