spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cekcok Berujung Maut, ABK Bacok Juragan Kapal di Kukar hingga Tewas

TENGGARONG – Seorang juragan kapal atau nahkoda pengangkut limbah batu bara Ferdiansyah (29) harus meregang nyawa, setelah terlibat cekcok dengan ABK-nya, Senin (16/1/2023) pukul 17.30 WITA. Cekcok yang berujung pembacokan ini, disinyalir bermula ABK berinisial RZ tersinggung akibat perkataan korban.

Dijelaskan Kapolsek Muara Jawa, AKP Hadriansyah, awal menerima informasi, ada dua orang korban penganiayaan pembacokan di Klinik Maju Sejahtera. Yakni Ferdiansyah (juragan kapal) dan Idrus (ABK), di mana Ferdiansyah dinyatakan meninggal dunia.  Pihaknya pun langsung melakukan penanganan awal.

Kejadian yang rupanya terjadi di Kecamatan Anggana. Kedua korban dibawa ke Muara Jawa, lantaran posisi lebih dekat ke Muara Jawa.

Berdasarkan keterangan para saksi yang didapat Polsek Muara Jawa, peristiwa ini bermula saling cekcok. Hingga kemudian keduanya bisa ditenangkan oleh para ABK lainnya. Namun memanas, ketika memasuki Perairan Luar Muara Pegah, Perairan Perangatan Kecamatan Anggana untuk mencari limbah batu bara pada tongkang pengangkut batu bara yang melintas di perairan tersebut. Perkelahian yang sempat meredam, kembali timbul.

BACA JUGA :  ABK Pelaku Pembacokan Juragan Kapal Ditemukan Tewas Tenggelam

Pelaku yang berada duduk di dibelakang korban, langsung membacok korban yang sedang mengemudikan perahu klotok. Dengan menggunakan parang yang biasa tergeletak di kapal, sebagai perlengkapan kapal.

Namun sempat ditangkis oleh korban, dan lari menuju bagian belakang kapal. Pelaku sempat bertabrakan dengan ABK bernama Idris, entah karena sudah kalap, Idris pun jadi sasaran bacokan pelaku.

Setelah melihat ABK Idris tumbang, pelaku kembali mengejar Ferdiansyah. Pelaku kemudian kembali menganiaya sehingga keduanya sempat terjatuh ke air. Korban berhasil diselamatkan dan diangkat kembali ke atas kapal. Sedangkan pelaku RZ terlihat berenang menjauhi kapal klotok dengan memegang parang ditangannya.

Setibanya di Pos Kamla Muara Pegah, Kecamatan Muara Jawa sekitar pukul 18.38 WITA, korban dibawa menggunakan speedboat patroli Polairud Polda Kaltim ke daratan Muara Jawa. Kemudian dibawa ke Klinik Maju Sejahtera guna mendapatkan pertolongan sesampainya  pukul 20.00 WITA. Korban Ferdiansyah dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

“Tadi malam saya penanganan awal saja, karena dibawa ke klinik Muara Jawa. Info dari laporan warga bahwa ada orng terluka,

Satu meninggal dunia dan satu terluka. Berdasarkan itu komunikasi Polairud Polda maupun Polsek,” ujar Hadriansyah, Selasa (17/1/2023).

Untuk korban atas nama Idris langsung diberikan perawatan dengan dirujuk ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Sementara jenazah Ferdiansyah dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Samarinda.

Pelaku terancam dengan Pasal 338 KUHPidana. “Tindaklanjutnya dari Polairud (Polda Kaltim), berdasarkan info masyarakat ke TKP ke klinik, kita mem-backup saksi-saksi. Saya fokus ke klinik penanganan pertama,” tutup Hadriansyah. (afi)

16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img