spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cegah Stunting, Ibu Hamil Harus Rutin Periksa Kehamilan

TANJUNG REDEB – Penanganan kasus stunting di Kabupaten Berau diungkapkan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Suhartini perlu ditangani hingga ke hulu. Agar mampu mengejar target penurunan stunting secara nasional yakni 14 persen.

Disebutkan Suhartini, salah satunya yakni kesehatan ibu hamil. Diharapkan secara rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di tiga bulan pertama. Karena merupakan masa pembentukan organ.

“Kita harap ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan di awal kehamilan bulan pertama hingga ketiga di mana itu adalah masa pembentukan organ,“ ujarnya.

Sejauh ini sebanyak 21 Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Kabupaten Berau telah memiliki 2D Ultrasonografi (USG), kecuali PKM Long Boi. Diharapkan para ibu hamil dapat memeriksakan diri untuk mendeteksi dini. Sehingga bisa dimitigasi semua kemungkinan.

Selain itu, untuk persalinan di semua Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) sudah terdapat Rumah Tunggu yang akan melayani ibu hamil yang akan melahirkan dilengkapi dengan aturan makan dan minum tanpa dipungut biaya. Saat ini, sudah ada 3 Rumah Tunggu di Berau. Yakni di deket RSUD ada 1 unit, di Talisayan dan di Batu Putih ada 1 unit.

BACA JUGA :  Masih Perlu Koordinasi, Perbaikan Jembatan Sambaliung Ditunda Lagi

“Setelah anak lahir, kita mengharapkan persalinan di fasyankes, di inisiasi penyusuan dini akhirnya ibunya bisa memberikan asi eksklusif,” jelasnya.

Diungkapkannya, angka stunting di Berau sendiri masih di 21,6 Persen. Ditargetkan bisa turun mengikuti target nasional pada 2024 mendatang sebesar 14 persen saja.

“Kalau ini dibiarkan bisa menjadi gizi kurang, berat badan tidak sesuai lebih parah lagi gizi buruk dan stunting,” ujarnya.

Suhartini berharap masyarakat bisa menyadari pentingnya pencegahan stunting sejak usia remaja. Sehingga, hal ini bisa memutus mata rantai kelahiran stunting di Berau. (mnz)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img