spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Begini Pro-Kontra Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

BONTANG – Rencana dibukanya kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal 2021 menimbulkan pro kontra di kalangan orang tua murid. Beberapa di antaranya ada yang setuju, namun tak sedikit menolak.

Rifai, salah satu orang tua murid menilai, saat ini kondisinya masih belum aman bagi anaknya untuk bersekolah. Hal ini lantaran Bontang belum masuk zona aman (hijau) penyebaran Corona. Oleh karenanya, dia menilai rentan bagi anaknya untuk bersekolah kembali. “Saya belum sepenuhnya setuju kalau anak-anak harus dipaksa belajar di sekolah. Apalagi tidak semua kondisi kesehatan anak sama. Ada yang masih rentan,” tuturnya, Jumat (27/11/2020).

Disinggung mengenai bakal diterapkannya protokol kesehatan (prokes) ketat saat sekolah dibuka, Rifai mengaku tak yakin bisa terlaksana. Pasalnya anak-anak sangat susah diatur. Apalagi jika sudah bertemu dengan teman-temannya, dikhawatirkan justru akan melanggar prokes itu sendiri. “Saya menilai pembelajaran secara daring masih bisa menjadi alternatif untuk anak-anak kita,” tutur orang tua murid yang anaknya bersekolah di salah satu SMP swasta di Kota Taman itu.

BACA JUGA :  Sakit Hati Tak Bisa Bertemu, Pria Bakar Kontrakan Pacar

Berbeda hanya dengan Rini. Orang tua murid yang anaknya bersekolah di salah satu SD Negeri di Bontang ini menyambut baik rencana pembelajaran tatap muka. Alasannya, Rini mengaku tak bisa mengajari anaknya belajar di rumah sebab pendidikan dia sendiri rendah. “Saya cuma tamatan SMP. Pelajaran anak sekarang saya banyak tidak faham. Makanya saya lebih setuju anak saya belajar di sekolah saja,” ungkapnya.

Rini mengaku selama anaknya belajar di rumah, dia dan sang suami sering kesulitan mengatasi permasalahan belajar daring. Terutama koneksi internet yang terkadang bermasalah. “Kalau memang nanti sekolah dibuka kembali, saya akan bimbing anak-anak saya untuk patuh dengan protokol kesehatan sesuai yang sudah ditentukan sekolah. Biar aman dari Virus Corona,” pungkasnya. (bms)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img