spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bantu Promosikan Usaha Warga Lewat Instagram Kelurahan 

Cara Kelurahan Bontang Baru Bantu UMKM Terdampak Covid-19 di Wilayahnya

Kecanggihan teknologi saat ini, membuat aktivitas jual beli tidak hanya bisa dilakukan secara bertemu (offline). Namun juga bisa diakses secara online. Dengan sistem pesan antar (take away), masyarakat cukup memesan sesuatu tanpa harus keluar rumah.

Bambang, Bontang

Begitu pula dengan promosi usaha, cukup mengiklankan di media sosial (sosial), tanpa harus berkeliling menawarkan produk dari satu rumah ke rumah lain. Hal inilah yang saat ini sedang diterapkan Kelurahan Baru dalam membantu sektor UMKM terdampak Covid-19 di wilayahnya.

Sejak kemunculan Covid-19, perubahan signifikan terjadi di segala lini kehidupan. Mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, sampai urusan ekonomi. Tak sedikit warga atau pelaku usaha yang ikut terdampak akibat adanya pandemi ini. Adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di satu sisi diharapkan pemerintah dapat menekan kasus penyebaran Covid-19. Namun di sisi lain, berdampak pada terbatasnya ruang gerak masyarakat dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sehingga roda perekonomian menjadi tidak stabil.

Di tengah kondisi itu, Kelurahan Bontang Baru melihat peluang untuk membantu warganya yang terdampak. Caranya dengan membantu mempromosikan usaha atau produk melalui instagram @ppidbontangbaru, akun resmi milik Kelurahan Bontang Baru. Program ini diberi nama PRO SAHAM (Promosi Usaha Masyarakat).

“Programnya baru saja berjalan. Alhamdulillah antusias warga yang mengirimkan produknya untuk minta dipromosikan sudah cukup banyak. Bahkan dari luar Kelurahan Bontang Baru juga ada. Namun untuk sementara kami melayani yang berdomisili di wilayah kami dulu,” tutur Sekretaris Lurah (Seklur) Bontang Baru, Suiza Ixan Saputro, Kamis (29/7/2021).

Persyaratannnya sangat mudah, warga tinggal mengirimkan foto atau video produk ke admin instagram Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) atau whatsapp resmi Kelurahan Bontang Baru. Pengiriman juga disertai deskripsi produk, harga, dan alamat dari produk tersebut. Selanjutnya oleh admin, data tersebut akan diverifikasi. Bila dinyatakan sesuai, maka produk tersebut akan diposting di feed dan story instagram @ppidbontangbaru. “Dengan 1.500 lebih followers yang kami miliki, harapannya bisa menjangkau produk-produk mereka (pelaku UMKM) ke masyarakat lainnya,” harap Suiza.

Sejauh ini, produk-produk yang minta dipromosikan ke instagram PPID Bontang Baru cukup beragam. Namun yang paling mendominasi adalah produk makanan. Harapannya dengan terobosan ini, nantinya dapat membantu para pelaku usaha memperkenalkan produknya lebih luas, sehingga mendongkrak penjualan yang sebelumnya sangat minim orderan. “Bila inovasi ini ingin ditiru kelurahan lain silahkan. Sehingga lebih banyak membantu warga Bontang yang terdampak,” ucapnya. (*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img