spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bani Masud Bantah Berniat Bangun Dinasti Politik

SAMARINDA– Sejumlah jabatan strategis di ranah politik telah ditempati oleh Keluarga Masud. Rudi Masud, menjabat anggota DPR RI, sekaligus menduduki pucuk tertinggi Partai Beringin di Kaltim. Rahmad Masud menjabat sebagai Walikota Balikpapan, dan juga Ketua Golkar Balikpapan. Teranyar sang kakak, Hasanuddin Masud kini menjadi Ketua DPRD Kaltim.

Stigma ingin membentuk kerajaan politik, tentu mengemuka bila melihat apa yang telah digapai Bani Masud (anak keturunan Masud). Namun secara tegas Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud menampik yang menjadi stigma di tengah masyarakat tersebut. Ia menyatakan bahwa keluarga besarnya tak ada niatin untuk membangun kerajaan politik.

“Ini bukan zaman dinasti, ini zaman demokrasi. Memilih dan dipilih bukan ditunjuk. Kami ini bukan cari jabatan, kami bukan mencari sesuatu. Komitmen memberikan sesuatu untuk masyarakat bukan mencari sesuatu,” tegasnya, Sabtu (25/9/2022).

“Bukan hanya keluarga kami, kenapa keluarga lain nggak disinggung. Mungkin hanya kami aja kelihatan, karena kami dominan. Ya wajar lah kami kan saudagar “Bogor”, Biar tekor asal tersohor,” sambungnya.

BACA JUGA :  Pengaruh Era New Normal Pada Gaya Komunikasi di Bidang Pendidikan

Rudy Masud Ketua DPD Golkar Kaltim, sekaligus Anggota DPR RI, menyatakan bahwa jalan politik adalah cara keluarga Masud untuk menyalurkan tangung jawab sosialnya. Ia menegaskan setiap jabatan politik yang diraih Bani Masud adalah dengan sistem demokrasi yang sehat dan bukan penunjukan.

“Jadi tidak benar kalau ditunjuk, kami dipilih. Dan tugas kami mempertangungjawabkan amanah tersebut,” ucapnya didampingi Rahmad Masud dan Hasanuddin Masud.

Partai Golkar juga saat ini tengah fokus untuk mempersiapkan kontestasi politik 2024 dengan target memenangkan Partai Beringin. Namun, tujuannya adalah menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Golkar menjawab bahwa kami bukan hanya partai masa kini. Tapi juga partai masa depan. Misal Balikpapan apa yang dilakukan ? Sekolah, kesehatan gratis. Pertanyaannya sudah ada kah kader (partai) lain yang melakukannya? Itu yang dijawab kader Golkar hari ini,” tegasnya.

Sementara Budiman Chosiah Akademisi Universitas Mulawarman sekaligus pengamat politik Kaltim dalam liputan khusus Media Kaltim edisi 20 Juni 2022 menerangkan, Golkar diisi oleh Bani Masud yang  memiliki modal kuat seperti kapabilitas, dan kemampuan finansial untuk menduduki jabatan strategis dipolitik.

BACA JUGA :  Sopir Truk Tewas di Balik Kemudi, Mau Antar Ban ke Balikpapan

Namun menurutnya semua itu harus dibarengi dengan upaya untuk tampil di masyarakat untuk meningkatkan tingkat penerimaan terhadap figur 3 bersaudara yang sama-sama bernaung di Beringin Kaltim. Selain itu Golkar dinilai perlu, untuk menguatkan dan meningkatkan solidaritas partai mengingat tengah terjadi konflik internal perebutan kursi DPRD Kaltim.

“Apalagi kalau Pak Makmur pindah (partai). Beliau politisi senior yang memilik segmen pemilih. Kalau berlarut-larut, misal ingin merebut Ketua DPRD Kaltim harus diselaikan. Karena akan mempengaruhi suara partai Golkar,” tandasnya.(eky)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img