spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bangun Kawasan Pertanian, Distanak dan DPU Kukar Siap Kolaborasi

TENGGARONG – Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara (Distanak Kukar), mendapatkan anggaran dalam peningkatan sektor pertanian senilai Rp 170 miliar, pada 2023 ini. Dialokasikan untuk kegiatan yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Angka ini pun diklaim meningkat, dibanding anggaran 2022 silam.

Alokasi anggaran ini dijelaskan Kepala Distanak Kukar, Sutikno, kembali akan menyasar jalan usaha tani, saluran irigasi hingga 26 embung air. Termasuk kerjasama dengan Kodim 0906/Kukar, melalui Karya Bakti di 5 kawasan pengembangan pertanian yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Kukar.
“Secara statistik (potensi) pertanian itu meningkat sangat signifikan,” ujar Sutikno, Kamis (23/2/2023).

Termasuk bantuan kapurisasi yang diberikan oleh Distanak Kukar. Di mana setelah dilakukan pengapuran di lahan pertanian, hasil produktivitasnya pun meningkat drastis. Dari 500 kilogram (kg) hingga 1 ton dalam 1 hektare (ha). Dikatakan oleh Sutikno, upaya ini terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah panen dalam musim tanam di Kukar. Di mana saat ini, masih dua kali tanam dalam setahun.

Selain itu, juga memaksimalkan lubang bekas galian tambang atau void untuk dijadikan embung air. Di samping membangun embung air kontemporer berukuran kecil, memastikan ketersediaan air untuk sawah terjamin. Ketika musim kemarau tetap ada ketersediaan air, dan saat musim hujan air tidak menggenangi sawah.
“Insya Allah Kukar jadi lumbung pangan Kaltim itu tercapai. Mulai tahun kemarin kita sudah memulai untuk mewujudkan target itu,” lanjut Sutikno.

BACA JUGA :  Pintu Rumah Cuma Diikat, Dibobol Maling, Ditangkap Polsek Kota Bangun

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Wisnuwardhana, mengatakan keterlambatan pihaknya untuk membangun sektor pertanian, sebatas jalan menuju areal pertanian, untuk ukuran badan jalan yang lebih besar. Untuk 5 kawasan pertanian yang sudah ditetapkan, yakni Kecamatan Tenggarong Seberang, Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong, Kecamatan Muara Kaman-Sebulu dan kawasan pertanian di Kecamatan Sebulu. Dengan anggaran yang disiapkan senilai Rp 10-15 miliar.

“Tahun 2023 ini di Loa Kulu dan Loa Janan, yang masuk kawasan pertanian, juga untuk pemerataan pariwisata, pertanian dan ekonomi kreatif,” tutup Wisnu. (afi)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img