spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bakesbangpol Kabupaten Paser Mulai Gelar Diklat Intelejen

PASER– Sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dalam mengantisipasi potensi konflik sosial di lingkungan masyarakat Kabupaten Paser, Pemerintah Kabupaten Paser melaksanakan Diklat Intelejen pada Senin (9/10/2023).

Pada kegiatan tersebut, diikuti 61 peserta yang terdiri dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dari setiap Kecamatan se-Kabupaten Paser. Pada forum tersebut segenap lembaga Intelejen daerah memaparkan materi berkaitan dengan intelejen.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Kesra Romif Erwanadi. Disampaikan, pelaksanaan Diklat Intelejen tersebut berdasarkan pada Permendagri 46 tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah.

“Sebagai tindak lanjut Pemerintah terhadap Permendagri, maka dari itu kami membentuk FKDM mulai dari tingkat kabupaten sampai di tingkat desa,” ucap Romif Erwanadi. Senin

Dengan dilaksanakannya diklat tersebut, diharapkan mampu mendeteksi secara dini berbagai bentuk Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) Keamanan di Kabupaten Paser.

“Pendektesian secara dini bisa dilakukan dengan cara memberikan laporan serta rekomendasi kepada pimpinan guna mengambil kebijakan terkait ATHG,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Paser. Nonding menyampaikan, setiap permasalahan dilingkungan masyarakat bisa saja berpotensi pada ATHG.

BACA JUGA :  Dua Kecamatan di Paser Terendam, Hujan Deras Luapkan DAS Telake

“Sebenarnya setiap orang sudah memahami berbagai potensi gangguan ATHG, tapi masih belum bisa membuatnya dalam bentuk laporan kepada pimpinan, makanya dalam forum ini seluruh peserta dilatih bersama,” ucap Nonding.

Kegiatan tersebut, lanjutnya, dilaksanakan selama dua hari hingga selasa (10/10). Pada hari pertama seluruh peserta dikenalkan dengan materi berkaitan dengan intelejen. Sementara itu, pada hari kedua akan dilaksankan praktek lapangan.

“Lembaga intelejen yang ada di Kabupaten Paser pada hari pertama akan memaparkan materi berkaitan dengan intelejen, pada hari kedua seluruh peserta akan praktek di lapangan,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Paser. Sehingga Pemerintah Kabupaten Paser dapat melakukan pencegahan dan antisipasi dini terhadap setiap konflik di lingkungan masyarakat.

“Semoga semua bisa berjalan dengan baik, supaya Kabupaten Paser bisa tetap kondusif,” pungkasnya.

Pewarta : Bhakti Sihombing
Editor : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img