spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bahas LKPj Bupati Tahun 2022, Madri Pani Sebut Ada Beberapa Hal Perlu Dievaluasi


TANJUNG REDEB – Maret lalu Bupati Berau, Sri Juniarsih menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2022. Senin (10/4/2023) kemarin, dibahas oleh jajaran DPRD Berau.

Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengatakan, dari rapat pembahasan tersebut ada beberapa masukan dan evaluasi dari pihaknya. “Akan kami sampaikan saat rapat paripurna mengenai LKPj yang diberikan Bupati dan hal apa saja yang harus dievaluasi,” katanya.

Dijelaskannya, evaluasi tersebut bertujuan memberi masukan untuk perbaikan kinerja pihak eksekutif agar lebih baik kedepannya.

Madri menyebut, banyak hal yang perlu dievalusasi dalam LKPj itu. Seperti segi pembangunan yang terhambat dan potensi ekonomi Berau kedepannya seperti apa. “Kelemahan kita, perencanaan untuk acuan terperinci tentang bagaimana pembangunan ke depannya, itu tidak ada. Setiap pergantian Bupati, otomatis perencanaan itu terputus, seharusnya kan berkesinambungan,” tuturnya.

Politikus Nasional Demokrat (NasDem) itu mengungkapkan, jika menginginkan peningkatan kapasitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas terealisasi, maka pembangunan harus dimulai dari kampung. “Dari Musrenbang tingkat kecamatan juga. Jadi seluruh permasalahan yang ada di setiap kampung dapat terakomodir,” ujarnya.

BACA JUGA :  Para Petani Sawit Mandiri Kecamatan Segah Sampaikan Keluhan, DPRD Sebut Dukung Kesejahteraan Masyarakat

Jika pembangunan di kampung telah dilakukan, kata Madri, baru mulai fokus kepada pembangunan yang ada di perkotaan. Terlebih saat ini kebijakan dari pemerintah pusat harus diikuti, yakni Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Setelah itu lanjut ke bidang lainnya. Jadi tidak ada yang sulit. Lalu, hal ini juga bisa meningkatkan serapan anggaran yang merupakan bagian dari LKPj nantinya,” tandasnya. (dez/adv)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img