spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ardiansyah Minta Pengurus Baru di DMI Kutim Dapat Menjalankan Tugas

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menghadiri silaturahmi dan membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) II Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kutim. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung PLHUT Kemenag Kutim, Senin (8/1/2024). Turut hadir dalam acara yakni Sekretaris DMI Provinsi Kaltim Muhammad Idris, Kepala Kemenag Kutim Ahmad Barkati, Ketua MUI Kutim H M Adam, Ketua Muhammadiyah Kutim H Suyuti, Pengurus NU Kutim, Ketua Baznas Kutim Masnif Sofwan, Sekretaris Madjid Agung Al Faroeq Yakub Fadillah, Ketua DMI Kutim H Abdurrahim Yunus, Bagian Kesra Setkab Kutim dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Ardiansyah menyampaikan bahwa DMI mempunyai tugas mulia yakni memakmurkan dan menghidupkan fungsi masjid, sebagai rumah ibadah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat.

“Tawaran-tawaran untuk menjadi pengurus organisasi selama ini selalu saya tolak. Tapi untuk dewan masjid harus masuk saya katakan. Karena perjalanan yang paling enak itu dari masjid ke masjid,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa sejak tahun 2005 Pemkab Kutim telah membuat program Dai Pembangunan. Salah satu tugasnya adalah membantu mensosialisasikan kebijakan Pemkab Kutim dalam rangka percepatan pembangunan.

“Saya berharap apa yang telah dibuat pemerintah ini menjadi program yang memang harus ditindaklanjuti oleh semua kita di lapangan. Fasilitas sudah kita siapkan, honor insentif sudah kita naikkan. Tapi Dai Pembangunan jangan hanya menjadi tukang doa. Saya sudah sering menyampaikan bahwa tugasnya adalah menyampaikan pesan-pesan pembangunan, dikonekkan dengan perintah-perintah syariat kita,” ucapnya.

Terakhir, ia menyampaikan di tahun 2024, Pemkab Kutim akan menyiapkan insentif baru untuk imam masjid dan pendeta gereja. Selain itu, insentif untuk guru TK TPA juga akan dinaikkan.

Sementara itu, Sekretaris Umum DMI Kaltim Muhammad Idris menyampaikan bahwa Musda II DMI Kabupaten Kutim sudah memecahkan rekor. Karena Musda belum dibuka secara resmi namun sudah terpilih ketua baru DMI Kabupaten Kutim periode 2023-2028.

“Keberadaan kami hadir di sini hanya sifatnya memplenokan saja. Artinya kesepakatan sebelumnya silakan tetap dijalankan. Karena ada indikator yang menjadi regulasi AD ART DMI bahwa ketika Musda itu harus ada unsur pengurus wilayah DMI makanya kami hadir pada hari ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia H Abdul Latif mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Ardiansyah dan Sekretaris DMI Provinsi Kaltim Muhammad Idris beserta rombongan pada acara silaturahmi dan Musda II DMI Kabupaten Kutim. Selain itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga acara tersebut bisa terlaksana dengan baik.

“Perlu kami sampaikan bahwa proses Musda II DMI Kabupaten Kutim sudah terlaksana sebelumnya. Terpilih sebagai Ketua H Abdurrahim Yunus, namun pada hari ini baru dibuka secara resmi oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan menghadirkan pengurus DMI Provinsi Kaltim,” singkatnya.(Rkt)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img