spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Apel Besar Perpisahan, Hamdam Terharu Sampaikan Permohonan Maaf

PPU – Haru biru mewarnai apel pagi di Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) Jumat (15/9/2023) pagi. Membersamai perpisahan antara seluruh pegawai di seluruh lingkungan pemerintahan.

Apel besar ini diadakan khusus jelang akhir masa kepimpinan Bupati PPU Hamdam Pongrewa dalam periode 2018-2023. Yang jabatannya berakhir pada 19 September 2023, dan akan digantikan penjabat (Pj) hingga terpilihnya kepala daerah baru dari Pilkada 2024.

Hamdam memimpin langsung kegiatan ini. Mengawali penyampaiannya, ia mengucapkan rasa syukur atas kesabaran, keikhlasan sinergi dan upaya seluruh aparatur untuk memajukan PPU.

“Tentu ini salah satu kado terindah bagi saya. Seiring masa akhir jabatan, dapat menyelesaikan sejumlah program dan tugas dengan baik. Bersama dengan para unsur pendukung di lingkup Pemkab PPU,” ucapnya.

Meskipun begitu, ia juga menyadari bahwa kebijakan tidak selalu bisa memuaskan semua pihak. Namun yang paling utama buatnya ialah menyelesaikan segala tugas dan persoalan dengan baik. Demi membangkitkan dan mengembalikan pembangunan PPU seperti yang diharapkan.

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih, kepada Sekretaris Daerah PPU, Tohar, serta seluruh jajaran dan pimpinan OPD atas kerjasama dalam mencari solusi yang baik, dan menuntaskan tugas-tugas kita. Sehingga kita bisa merasakannya bersama seperti saat ini,” jelas Hamdam.

BACA JUGA :  Satpol-PP Pastikan Situasi Kondusif Selama Libur Lebaran

Dalam penyampaiannya itu, Hamdam bahkan sampai terharu dan meneteskan air mata. Menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan dan kekurangannya selama kepemimpinannya.

“Sebagai bupati, karena sebagai manusia biasa sudah tentu terdapat salah dan khilaf,” tuturnya.

Termasuk juga mengucapkan permohonan maaf istrinya, Hj Satriyani Sirajuddin Hamdam, apabila selama menjadi Ketua TP PKK PPU, Ketua Dekranasda, Bunda Paud, dan Bunda Literasi dan beberapa organisasi lainnya terdapat kesalahan.

“Karena sudah pasti terdapat lebih dan kurangnya selama menjalankan jabatan di berbagai organisasi yang ada,” sambungnya.

Ucapan khusus turut disampaikan pada Sekkab PPU Tohar. Menurutnya menjadi sosok yang paling penting, banyak membantu kerja-kerja pemerintah daerah.

Oleh karena itu, secara personal dan jabatan perlu menjadi teladan untuk seluruh pegawai dalam bekerja dan bersikap. “Jadi tak perlu berlajar jauh-jauh cukup belajar dengan beliau bagaimana menjadi birokrat yang baik.”

‚ÄúSekda Tohar ini bukanlah orang yang sempurna, pasti juga terdapat kekurangannya. Tapi hal yang dapat kita pelajari bagaimana berusaha menjalankan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab serta amanah dalam melaksanakan tugas,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Belum Disahkan, Raperda Perlindungan Perempuan Masih Perlu Koreksi

Pesan Terakhir Hamdam: Wujudkan PPU Serambi Nusantara

Lebih lanjut, Hamdam turut mengingatkan seluruh pegawai untuk siap menghadapi situasi ke depan. Dalam menghadapi peluang yang besar, sekaligus dengan tantangan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Sehingga mari kita memaknai bersama Serambi Nusantara ini bukan hanya sebuah kata saja. Melainkan makna dan cita-cita masa depan PPU seiring IKN Nusantara. Sehingga saya titipkan ini untuk terus ditanamkan dalam diri dan diimplementasikan dalam berbagai upaya-upaya ke depannya,” bebernya.

Dengan berlanjutnya city branding Serambi Nusantara itu, banyak mimpi besar dapat terwujud. Setiap program dan pembangunan di PPU akan mampu mengiringi kemajuan yang ada di IKN.

“Kita tidak mau tertinggal dengan IKN Nusantara. Maka kita harus ikut dan menjadi bagian dari IKN Nusantara. Kita harus optimis cita-cita dalam Serambi Nusantara ini tewujud. Sebagaimana harapan kita semua,” demikian Hamdam.

Pewarta : Nur Robbi
Editor : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img