spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Anggaran Rp 300 M Disdikbud Kutim Jadi Penyumbang Silpa Terbesar

SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Disdikbud Kutim) memiliki sisa Lebih Anggaran (Silpa) Rp 300 miliar. Itu membuat Disdikbud menjadi penyumbang terbesar silpa APBD tahun 2023.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur (DPRD Kutim) Hepnie Armansyah meminta kepada Kepala Disdikbud Kutim Mulyono agar melakukan sesuatu guna mengantisipasi silpa biar tidak sebanyak itu.

“Kami minta kepada kadis pendidikan apa sih yang harus dilakukan untuk mengantisipasi silpa biar tidak sebanyak itu,” ujar Hepnie

Setelah, beberapa pekan kemarin anggota DPRD Kutim melakukan rapat Panitia Khusus (Pansus) dengan mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Disdikbud membahas terkait Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD anggaran Tahun 2023.

Tercatat, bahwa dua dinas tersebut menjadi penyumbang silpa terbesar. Disdikbud Kutim, dikarenakan persolan anggaran yang lebih. Alokasi anggaran yang digelontorkan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru terangkat sebanyak 1.200 lebih.

Namun, setelah penerimaan hanya terdapat 700 pegawai yang terangkat menjadi PPPK. Maka dari itulah yang menyebabkan Disdikbud Kutim memiliki silpa yang besar.

BACA JUGA :  Mayday 2024, Ketua Komisi D Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Buruh

“Disdik punya silpa sekitar Rp 300 miliar. Ada juga selisih PPPK yang dianggarkan yang tadinya 1.200 tetapi yang diangkat hanya 700 tapi semua itu masih ada Rp 81 miliar,” tuturnya. (Rkt2/Adv)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img