Api Menggila di Dua Titik Akibat Korsleting Listrik, Damkar Samarinda Kerja Tanpa Jeda

SAMARINDA – Kebakaran beruntun terjadi di dua lokasi berbeda di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (26/2/2026) sore hingga malam. Peristiwa yang hanya berselang sekitar satu jam itu menghanguskan dua rumah warga di Kelurahan Loa Buah dan Kelurahan Sempaja Selatan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Insiden pertama terjadi sekitar pukul 17.30 Wita di Jalan Flamboyan, Gang Usaha, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang. Api melalap lantai dua sebuah rumah tinggal dan sempat membuat panik warga sekitar.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih 30 menit, tepat menjelang azan Magrib. Beruntung, kobaran api tidak sempat merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

PHOTO 2026 02 26 20 32 39
Pemadam berjibaku memadamkan api yang masih terlihat di Loa Buah. (Foto: Dimas/Media Kaltim)

Belum lama berselang, laporan kebakaran kembali diterima sekitar pukul 18.55 Wita. Kali ini, api membakar sebuah rumah di Jalan Dayak Kaliyan, RT 18, Kelurahan Sempaja Selatan.

Ketua RT 18, Jumrani, mengatakan api diketahui sudah dalam kondisi membesar saat warga menyadarinya. Berdasarkan keterangan penghuni rumah, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian plafon.

“Apinya itu sudah membesar saat saya tahu. Warga sempat berupaya memadamkan dengan alat seadanya dan air terbatas sebelum pemadam datang,” ujar Jumrani di lokasi kejadian.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkar Kota Samarinda, Ahmad Supriyanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung mengerahkan unit segera setelah mendapat laporan dari Sempaja Selatan.

“Kami merasa iba, baru saja selesai di Loa Buah, pukul 18.55 sudah ada laporan lagi di Jalan Dayak Kaliyan. Kami turunkan satu posko terdekat dengan 3 unit kendaraan fighter,” jelas Ahmad.

Ia mengakui proses pemadaman di lokasi kedua sempat terkendala akses jalan yang sempit dan minimnya sumber air. Beruntung, unit kecil dari Posko 2 berhasil masuk sebagai penembak utama, sementara unit lain menyuplai air.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kedua kebakaran tersebut. Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.

Pewarta: Dimas
Editor: Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.