TENGGARONG – Perhatian dan dukungan besar diberikan DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), terhadap sektor pertanian. Seperti yang dilakukan oleh anggota DPRD Kukar, Rahmat Dermawan, dengan melakukan perbaikan dan normalisasi saluran irigasi di Desa Karya Jaya, Kecamatan Samboja.
Rahmat Dermawan menyebut, perbaikan dan normalisasi saluran irigasi ini sebagai respon atas usulan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak.
Rahmat menjelaskan, Desa Karya Jaya didominasi kawasan pertanian dan peternakan, sehingga keberadaan irigasi yang lancar menjadi kebutuhan vital. Kondisi sebelumnya, saluran irigasi di desa tersebut mengalami penyumbatan cukup parah.
“Ini kita lakukan pembersihan hampir 1 km, bisa kita lihat saat ini airnya bisa mengalir,” jelas Rahmat Dermawan.
Pembersihan dan normalisasi saluran irigasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan aliran air ke lahan persawahan warga. Sebab, sebelum dilakukan perbaikan, aliran air tidak lancar sehingga mengganggu proses pengairan sawah.
Seorang warga Desa Karya Jaya menyampaikan apresiasi kepada Rahmat atas kepeduliannya terhadap para petani. “Banyak-banyak terima kasih Pak Rahmat yang selalu mendukung petani di sini, membantu perbaikan irigasi, sangat membantu petani di sini,” ucapnya.
Dengan perbaikan irigasi ini, petani berharap produktivitas pertanian di Desa Karya Jaya semakin meningkat. Rahmat pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi warga.
“Airnya nggak lancar, jadi sawahnya nggak mau kering, kalau ada tanaman nggak cepat subur,” tutupnya.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar menaruh harapan besar pada sektor pertanian dalam arti luas. Sejumlah bantuan terus diberikan, dengan harapan sektor pertanian bisa terus berkembang dan mengarah kepada kemandirian. Sesuai dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin, menjadikan Kukar sebagai pusat pangan sebagai basis industri hijau yang ramah lingkungan dan non-ekstraktif. (Adv)
Penulis : Muhammad Rafi’i



