spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

67 Orang Daftar Panwascam PPU, di Antaranya Perlu Lengkapi Berita Acara Klarifikasi

PENAJAM – Pendaftaran Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Penajam Paser Utara (PPU) resmi ditutup oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PPU pada Selasa, 27 September 2022. Jumlah calonnya dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan di masing-masing kecamatan yang ada di Benuo Taka.

Dari hasil rekapitulasi terakhir, jumlah keseluruhan pendaftar ada 67 orang, terdiri dari 53 laki-laki dan 14 perempuan. Rinciannya Kecamatan Penajam 25 orang, Waru 10 orang, Sepaku 13 orang, dan Babulu 19 orang.

“Untuk PPU hasil terakhir sudah memenuhi kebutuhan. Yaitu ada 2 kali kebutuhan pendaftar tiap kecamatan dan lebih dari 30  persen pendaftar perempuan,” ungkap Koordinator SDM, Organisasi, dan Data Informasi Bawaslu PPU, Daud Yusuf selaku Ketua Pokja Perekrutan Panwascam, Selasa (27/9/2022).

Dia mengatakan, kebutuhan Panwascam PPU untuk Pemilu 2024 yakni 12 orang dengan 3 orang di masing-masing kecamatan. Pun semisal jumlah kebutuhan dua kali lipat itu tidak terpenuhi, secara jadwal Bawaslu RI memberikan masa perpanjangan pendaftaran mulai 2-8 Oktober.

“Tahapan selanjutnya tanggal 28 sampai 30 September, yaitu penelitian kelengkapan berkas pendaftaran,” lanjutnya.

Dalam prosesnya, diketahui ada beberapa pendaftar yang tidak dapat melengkapi persyaratan. Salah satunya terkait syarat bersih dari afiliasi partai politik. Sebab saat verifikasi, Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke dalam aplikasi sistem informasi partai politik (Sipol) di antaranya masuk dalam keanggotaan partai.

“Jadi ketika menyerahkan berkas, NIK langsung kami masukkan ke aplikasi Sipol. Nanti ketika namanya muncul, kami sampaikan. Kebanyakan mereka menarik berkas, ada juga yang mengakui kalau memang pernah terlibat anggota partai, secara sadar juga langsung menarik berkas,” jelas Daud.

Daud mengatakan, dari 67 pendaftar itu beberapa juga yang perlu melakukan klarifikasi tambahan dengan sebab yang sama. Namun mereka menyanggah bahwa namanya hanya dicatut.

“Ada beberapa pendaftaran merasa namanya dimasukkan dalam anggota partai.  Ada sekitar 5 orang yang tetap masukkan berkas walaupun namanya masuk di aplikasi Sipol,” sebut Daud.

Kelima orang ini diminta untuk mengklarifikasi ke partai yang bersangkutan. Yang selanjutnya dituangkan dalam berita acara klarifikasi sebagai salah satu persyaratan kelengkapan berkas tambahan.

“Nanti selanjutnya ada verifikasi kelengkapan administrasi pendaftaran, untuk di umumkan yang lolos administrasi. Sebagai yang bisa mengikuti tahap tes tertulis,” sebutnya.

Pengumuman hasil penelitian berkas pendaftaran katanya, pada 12 Oktober. Dilanjutkan dengan tes kompetensi berbasis komputer atau CAT (Computer Assisted Test) pada 14-16 Oktober 2022. Bertempat di SMPN 21 PPU dan dilanjutkan dengan seleksi wawancara.

Panwascam Pemilu 2024 ini diharapkan sudah mulai aktif pada November tahun ini untuk mengawasi tahapan-tahapan Pemilu dan berakhir usai terselenggaranya Pilkada yang rencana akan digelar pada 27 November 2024.

Informasi lebih lengkap mengenai rekrutmen Panwascam PPU dapat dilihat di media sosial dan website Bawaslu PPU atau dapat mengunjungi tautan: bit.ly/3DoepR2.

“Kita berharap sih nanti proses pelaksanaan rekrutmen ini bisa berjalan dengan baik. Kemudian Panwascam yang akan kita dapatkan juga adalah orang-orang yang punya kualitas, punya kapabilitas, dan juga punya integritas,” tutup Daud. (sbk)

BACA JUGA

15.9k Pengikut
Mengikuti