spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

42 KK di Dusun Rajak Nikmati Listrik 24 Jam di Hari Kemerdekaan ke-78 Indonesia

TENGGARONG – Belum lama ini, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, kembali meresmikan listrik 24 jam, di Dusun Rajak, Desa Kedang Murung, Kecamatan Kota Bangun. Pada Senin (14/8/2023) lalu. Menjadi kado bagi 42 Kepala Keluarga (KK) RT 11, di Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol listrik yang dipimpin oleh Edi Damansyah. Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPRD) Kukar, Ariyanto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Junaidi, Camat Kota Bangun Mawardi dan Kepala Desa (Kades) Kedang Murung, Junaidi. Serta jajaran PLN Wilayah III Samarinda.

Pembangunan jaringan listrik PLN inipun, dikatakan oleh Ariyanto, Kepala DPMD Kukar, sudah melalui kajian. Setelah letak Dusun Rajak yang hanya 6,5 kilometer (km), dari titik terujung jaringan PLN yang terletak di SP4 Kota Bangun, Kecamatan Kota Bangun. Di mana ada sebanyak 42 Kepala Keluarga (KK) yang merasa terdampak langsung.

“Nah kita koordinasikan dengan PLN area Samarinda, Alhamdulillah kita dibangunkan jaringan PLN sepanjang 6,5 km dari jaringan terujung (SP4 Kota Bangun),” ungkap Kepala DPMD Kukar, Ariyanto.

BACA JUGA :  Beasiswa 1.000 Guru Sarjana: Upaya Investasi Jangka Panjang Pemkab Kukar di Bidang Pendidikan

“Bupati ingin seluruh desa berlistrik 24 jam, baik melalui intervensi PLN atau PLTS komunal bagi wilayah yang remote area,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Dusun Rajak yang berada di Desa Kedang Murung ini, menjadi 1 dari beberapa desa atau dusun yang sedang dikerjakan pengadaan jaringan listrik oleh Pemkab Kukar. Meskipun berada di luar 17 desa yang masuk dalam program Terang Kampongku.

Seperti Desa Teluk Muda, Desa Muhuran, Desa Sebelimbingan, Desa Tanjung Batuk Harapan. Itu akan diintervensi melalui PLN. Dimana Pemkab Kukar bertugas untuk melakukan koordinasi dengan PLN. Sejauh itu rasional dan bisa dipenuhi oleh PLN, maka jaringan listrik tersebut akan dibangun. Jika tidak, maka akan dialihkan melalui jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal.

“Kalau (desa atau dusun) remote area , kita yang membangun PLTS Komunal, atau jika anggaran PLN tidak mencukupi dan diizinkan pemkab fasilitasi, maka akan kita bantu dalam bentuk kerjasama,” ucap Ariyanto.

Hingga tutup tahun 2023 ini, ada sekitar 6 desa dan dusun yang akan dikebut pengerjaannya. Yakni sudah ada Dusun Nangka Bonah, Desa Tunjungan yang berada di Kecamatan Muara Kaman sudah tuntas pengerjaannya. Sementara untuk Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman sudah berjalan dan berprogres sekitar 50 persen.

BACA JUGA :  Dukung Keberadaan IKN, Pemkab Kukar Serahkan Aset Senilai Rp 7 Triliun

Sementara untuk target RPJMD, berupa PLTS Komunal ada 3 titik. 2 titik di Desa Liang Buaya 1 dan Liang Buaya 2 di Kecamatan Muara Kaman. Kemudian satu titik di Desa Kupang Baru, yakni di Dusun Mekar Sari, melalui anggaran APBD Kukar 2023.

Untuk tahun 2024, ada sebanyak 2 desa yang akan dikebut penyelesaiannya. Yakni Desa Lamin Pulut dan Desa Lamin Telihan pada awal tahun. Keduanya akan menggunakan listrik jaringan PLN.

“RPJMD ada 17 titik di 2024 selesai, tahun depan seluruh desa diterangi listrik 24 jam, baik itu intervensi PLN atau kebijakan PLTS komunal oleh Pemkab Kukar,” tutup Ariyanto.

Sementara itu, Bupati Kukar, Edi Damansyah, sangat mengapresiasi PT PLN yang diwakili manajer area Samarinda. Bahwa kerjasama antara Pemkab Kukar dengan PLN dalam penyediaan kebutuhan listrik telah terlaksana dengan baik, sehingga masyarakat bisa menikmati listrik 24 jam.

Ia juga mengatakan terlaksananya penyediaan listrik di Dusun Rajak merupakan kado hari kemerdekaan dari Pemkab Kukar dan PT PLN kepada warga masyarakat Dusun Rajak, Desa Kedang Murung yang bertepatan dengan HUT Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.

BACA JUGA :  Penuhi Kebutuhan Kaltim dan IKN, Distanak Kukar Siapkan Rp 65 Miliar untuk Infrastruktur Pertanian

Untuk 26 rumah yang belum teraliri listrik di Dusun Rajak, orang nomor satu di Kukar juga memastikan akan segera memberikan bantuan sambungan ke rumah-rumah yang masih belum terpasang.

“Dari 42 rumah masih tersisa 26 rumah, saya pastikan akan kami berikan bantuan untuk sambungan rumahnya dan sekaligus penerangan lampu jalannya, supaya lengkap kadonyaā€¯ pungkasnya. (afi)

Penulis : Muhammad Rafi’i
Editor : Nicha Ratnasari

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
16.4k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img