SAMARINDA – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, seluruh tiket penerbangan di Bandara APT Pranoto, Kota Samarinda, telah habis terjual. Meski demikian, terjadi penurunan jumlah penumpang sekitar 26 persen dibandingkan tahun lalu.
Kepala Bandara APT Pranoto, Maeka Rindra Hariyanto, menjelaskan penurunan ini disebabkan oleh efisiensi perjalanan dinas dan penurunan aktivitas industri di wilayah sekitar, seperti Bontang PKT, LNG, Badak, KPC Sangata, serta industri batu bara di Kutai Kartanegara dan Kutai Barat.
“Seharusnya, Bandara APT Pranoto Samarinda bisa menjadi pilihan yang lebih dekat. Namun, harga tiket dari Samarinda cukup tinggi dibandingkan Balikpapan, di mana maskapai penerbangan lebih kompetitif. Oleh karena itu, kami berharap ada maskapai lain selain Lion Group yang beroperasi di Bandara APT Pranoto,” ujarnya
Ia menambahkan untuk menciptakan dinamika harga yang lebih baik di Bandara APT Pranoto, diperlukan penambahan akses jalan menuju bandara. Saat ini, hanya ada satu akses jalan yang menyebabkan utilitas bandara tidak maksimal.
“Kami membutuhkan jalan alternatif dari Kutai Kartanegara dan Samarinda menuju bandara. Jalan yang ada saat ini juga digunakan untuk angkutan barang dan penumpang lainnya,” jelasnya.
Maeka juga menginformasikan bahwa tiket penerbangan tambahan ke Surabaya pada tanggal 29 Maret mendatang telah habis terjual.
“Ada penambahan penerbangan ke Surabaya, tetapi sepertinya sudah habis terjual. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan barang bawaan mereka selama arus mudik Lebaran kali ini,” tutupnya.
Penulis: Dimas
Editor: Nicha R