MAHAKAM ULU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) telah mengajukan salah satu politisinya, Suhuk, sebagai calon wakil bupati untuk maju dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan dilaksanakan pada 24 Mei 2025. Suhuk, yang juga merupakan anggota DPRD Mahakam Ulu dari Fraksi Gabungan PKB, Demokrat, dan PDIP, telah mengundurkan diri dari jabatannya guna fokus pada pencalonannya sebagai pasangan calon wakil bupati Mahulu.
Pengunduran diri Suhuk dilakukan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku dalam proses pemilihan kepala daerah. Selanjutnya, PKB akan mengajukan permohonan Pergantian Antarwaktu (PAW) untuk posisi anggota DPRD Mahulu yang ditinggalkan oleh Suhuk kepada Ketua DPRD Mahakam Ulu, bupati, hingga gubernur.
Ketua DPC PKB Mahulu, Martin Hat, menjelaskan bahwa keputusan mengajukan Suhuk sebagai calon wakil bupati didasarkan pada komitmennya dalam memperjuangkan kemajuan daerah serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Mahakam Ulu. Dengan pengalaman di legislatif dan pengabdiannya selama ini, Suhuk diyakini mampu memberikan perubahan serta membawa kemajuan bagi Mahakam Ulu.
“Sebagai politisi muda, Suhuk dipercaya sebagai calon wakil bupati Mahulu karena pengalaman dan perolehan suara pada Pileg 2024 lalu cukup baik. Selain itu, beliau juga merupakan putra daerah dari Datah Bilang,” jelas Martin, Selasa (11/3/2025).
Martin Hat menegaskan bahwa pengunduran diri calon wakil bupati dari keanggotaan DPRD merupakan langkah awal untuk lebih fokus dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Mahakam Ulu. Amanah ini menjadi kesempatan bagi figur yang mewakili partai untuk lebih maksimal bekerja demi kepentingan rakyat Mahulu. Langkah ini juga diharapkan dapat menarik simpati masyarakat dari berbagai kalangan.
“Kami siap berjuang bersama calon kepala daerah yang akan maju dan memastikan pemilu ulang ini berjalan lancar serta menghasilkan pemimpin yang benar-benar dapat membawa perubahan,” ujarnya.
Selain itu, Martin mengingatkan pentingnya pelaksanaan pemilihan yang jujur dan adil serta menjaga kondusivitas daerah agar PSU dapat berlangsung damai. Ia berharap masyarakat berpartisipasi aktif dalam PSU mendatang dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Proses demokrasi ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus didukung agar berjalan dengan lancar.
“Di luar konteks PSU, kami terus berupaya mempercepat proses PAW agar legislasi di DPRD dapat terus berjalan tanpa hambatan. Figur pengganti nantinya akan berasal dari Dapil 2 Mahulu, yaitu Kecamatan Laham dan Long Hubung,” ucap Martin.
Dengan adanya perwakilan politisi sebagai calon wakil bupati, DPC PKB Mahulu berharap dapat memberi warna baru dalam kontestasi politik daerah tersebut. Sebagai bagian dari koalisi besar yang terdiri dari PKB, Demokrat, dan PDIP, pihaknya berkomitmen untuk bekerja keras demi meraih kemenangan di PSU dan memastikan Mahakam Ulu mendapatkan pemimpin yang berkualitas.
Pewarta: Ichal/Ron
Editor: Agus Susanto