spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Seno Aji Titipkan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba kepada Pemkot Bontang

BONTANG – Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk serius menangani penyalahgunaan narkoba di daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa generasi muda harus diselamatkan dari bahaya narkotika agar masa depan mereka tidak terancam. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Safari Ramadan ke-21 yang digelar di Masjid Al-Hijrah, Bontang, pada Jumat (21/3/2025).

Kegiatan ini diawali dengan salat subuh berjemaah, diikuti dengan kultum yang disampaikan Ketua BAZNAS Kota Bontang, Kuba Siga. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya zakat sebagai bentuk kewajiban umat Islam, yang tidak akan menyebabkan kemiskinan tetapi justru menambah keberkahan rezeki.

Usai kultum, Wali Kota Bontang, Neni Murnianeni, menyampaikan sambutannya yang memaparkan beberapa program prioritas, termasuk program “Jumat Bersih” yang rutin digelar setiap pekan dan program 100 hari kerja yang menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem. Saat ini, berdasarkan data Pemkot, terdapat 40 kepala keluarga (KK) dalam kategori miskin ekstrem, yang setelah dilakukan intervensi, jumlahnya berkurang menjadi 30 KK.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, Neni juga memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp100.000 kepada setiap siswa SMKN 2 yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam arahannya, Seno Aji menegaskan bahwa pendidikan gratis tetap menjadi prioritas utama Pemprov Kaltim. Program tersebut mencakup pembebasan biaya sekolah bagi siswa SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah, baik negeri maupun swasta, serta pembiayaan UKT (Uang Kuliah Tunggal) gratis bagi mahasiswa baru yang kuliah di perguruan tinggi di Kalimantan Timur.

Selain itu, Pemprov juga mengalokasikan anggaran untuk program umrah gratis bagi marbot masjid dan kunjungan ke tempat suci bagi penjaga rumah ibadah agama lain. Tak hanya itu, iuran BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu juga akan ditanggung oleh Pemprov Kaltim.

Di penghujung sambutannya, Seno Aji menitipkan pesan kepada Pemkot Bontang agar lebih aktif dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba. Ia menegaskan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam menjaga masyarakat dari dampak buruk narkotika.

Setelah memberikan arahan, Seno Aji membuka sesi dialog interaktif dengan warga. Dalam kesempatan itu, lima orang mengajukan pertanyaan dan menyampaikan aspirasi mereka.

Salah satu usulan yang menarik perhatian adalah pengawasan ketat terhadap hotel dan homestay di Kota Bontang. Seorang peserta mengusulkan agar Pemprov menerbitkan Surat Edaran Gubernur yang mewajibkan tamu hotel menunjukkan buku nikah jika menginap sebagai pasangan suami-istri.

Menanggapi hal tersebut, Seno Aji menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti usulan tersebut dan memastikan aturan yang lebih ketat demi menjaga moralitas masyarakat.

Hadir dalam Safari Ramadan tersebut Sekda Kaltim, Sri Wahyuni, serta sejumlah pejabat Pemprov Kaltim, seperti Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, para Asisten Sekda, Kepala SKPD, serta anggota DPRD Kaltim dan Ketua BAZNAS Kaltim, Achmad Nabhan.

Sementara dari jajaran Pemkot Bontang, turut hadir Wali Kota Bontang, Neni Murnianeni, Wakil Wali Kota Agus Haris, serta Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faisal.

Acara ditutup dengan penyerahan berbagai bantuan dari Pemprov Kaltim kepada masyarakat, termasuk bantuan dari BAZNAS Kaltim yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan. (rls/MJE)

Editor: Agus Susanto

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

62.1k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img