spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Satlantas Polres Kubar Gelar Ramp-Check Angkutan Penumpang Jelang Arus Mudik Lebaran

KUTAI BARAT – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Barat bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar ramp-check kendaraan angkutan penumpang dan pemeriksaan kesehatan sopir travel dalam rangka Operasi Ketupat Mahakam (OKM) Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kendaraan angkutan penumpang dan para sopir dalam menghadapi arus mudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah.

Pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik pemeriksaan yang telah ditentukan, dengan melibatkan TNI dan Jasa Raharja. Ramp-check ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kubar, AKBP Boney Wahyu Wicaksono, didampingi oleh Kasat Lantas Polres Kubar, AKP Deky Jonatan Sasiang, serta Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Nopandel.

Kapolres Kubar, AKBP Boney Wahyu Wicaksono, menyampaikan bahwa ramp-check ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan angkutan penumpang memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional. Hal ini sangat penting untuk mengurangi potensi kecelakaan selama arus mudik yang diprediksi akan meningkat.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beberapa kendaraan tidak memenuhi standar keselamatan yang telah ditentukan. Di antaranya, ada kendaraan yang tidak dilengkapi dengan kotak P3K dan alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, safety belt di beberapa kursi penumpang juga masih kurang,” ungkap AKBP Boney Wahyu Wicaksono, pada Jumat (21/3/2025) lalu.

Selain pemeriksaan kelayakan kendaraan, pihak kepolisian dan Dishub juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap sopir angkutan penumpang. Dalam pemeriksaan tersebut, seorang sopir ditemukan memiliki tekanan darah tinggi dan disarankan untuk beristirahat sebelum kembali bertugas.

Kapolres Kutai Barat, AKBP Boney Wahyu Wicaksono foto bersama usai melakukan ramp check kendaraan travel dalam rangka Operasi Ketupat Mahakam 2025. (Foto : istimewa)

“Pemeriksaan kesehatan terhadap sopir juga penting, agar mereka dalam kondisi prima saat mengemudi. Salah satu sopir ditemukan memiliki tekanan darah tinggi, dan kami menganjurkan untuk beristirahat agar tidak membahayakan keselamatan penumpang,” lanjut Kapolres.

Meskipun demikian, sebagian besar kendaraan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, menunjukkan kesiapan angkutan penumpang dalam menyambut arus mudik Lebaran 2025. Namun, beberapa kendaraan tercatat masih memiliki masalah pada kelengkapan dokumen, seperti masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM) dan KIR yang telah habis masa berlakunya.

“Beberapa kendaraan tercatat memiliki masalah administrasi, seperti masa berlaku KIR yang sudah habis, namun kami terus mengimbau kepada pengelola angkutan untuk memastikan semua dokumen kelengkapan kendaraan dan sopir diperbarui untuk keselamatan bersama,” ujar Kapolres.

Ramp-check dan pemeriksaan kesehatan ini akan terus dilanjutkan di berbagai titik untuk memastikan kesiapan angkutan penumpang dalam menghadapi arus mudik yang semakin mendekat. Pihak kepolisian dan Dishub Kutai Barat berharap agar masyarakat dapat merasakan mudik yang aman dan nyaman, dengan kendaraan yang memenuhi standar keselamatan.

Pewarta: Ichal
Editor: Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

62.1k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img