spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0912 Kubar Tanam 100 Bibit Buah di Kampung Laham

MAHAKAM ULU – Di tengah padatnya kegiatan pembangunan, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 0912 Kutai Barat melaksanakan penanaman 100 bibit buah di atas lahan seluas satu hektare di RT.01 Kampung Laham, Kecamatan Laham, Kabupaten Mahakam Ulu, pada Selasa (11/3/2025).

Penanaman bibit buah ini melibatkan lima jenis tanaman, yakni durian, cempedak, mangga, kopi, dan jeruk, dengan masing-masing 20 bibit. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang tidak produktif serta mendukung keberlanjutan pembangunan di daerah tersebut.

Kapten Arm Sutrisno, Dan-SSK Satgas TMMD ke-123, menjelaskan penanaman bibit buah merupakan salah satu program dalam TMMD yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kampung Laham.

“Dengan kegiatan ini, kami berharap warga di Kecamatan Laham, serta generasi mendatang, dapat merasakan manfaat dari apa yang kita kerjakan hari ini,” ujarnya.

Kepala Adat Kampung Laham, Petrus Juk, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan penanaman bibit buah tersebut.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Bapak Dandim dan anggota Satgas TMMD yang telah membantu dalam pembangunan semenisasi jalan, rehabilitasi rumah, pembuatan sarana air bersih, serta penanaman bibit buah ini,” ungkapnya.

Petrus juga menambahkan warga Kampung Laham akan menjaga dan merawat apa yang telah dibangun oleh Satgas TMMD dan terus mengembangkan pola hidup dan pola pikir yang lebih maju.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah warga Kampung Laham dan anggota Satgas TMMD ke-123 Kodim 0912 Kutai Barat yang bersama-sama melaksanakan penanaman bibit buah sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan di daerah tersebut.

Pewarta : Ichal
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

62.1k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img