spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pengamanan PSU Mahulu Diperkuat oleh Brimob dan TNI

MAHAKAM ULU – Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Mahakam Ulu akan melibatkan pengamanan yang sangat ketat untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama proses demokrasi tersebut. Mengingat potensi kerawanan konflik yang cukup tinggi, Kepolisian akan menambah pasukan pengamanan dengan menurunkan dua kompi Brimob dan Shabara, selain anggota Polres Mahulu. Selain itu, pengamanan juga akan diperkuat dengan 90 personel TNI, yang sebelumnya hanya 60 anggota.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kejahteraan Rakyat Setkab Mahakam Ulu, Agustinus Teguh Santoso, yang juga terlibat dalam Tim Desk Pilkada Mahulu, menjelaskan bahwa keputusan penambahan jumlah personel ini diambil berdasarkan analisis peta kerawanan yang ada. Beberapa titik di Kabupaten Mahakam Ulu diperkirakan memiliki potensi konflik yang bisa meningkat, sehingga pengamanan di daerah-daerah tersebut akan diperkuat.

“Kami melakukan penebalan pasukan untuk memastikan agar masyarakat merasa aman dan proses PSU berjalan dengan lancar tanpa gangguan. Pengamanan akan dilakukan di beberapa tahapan krusial, hingga hari pemilihan nanti,” ujar Teguh Santoso pada Sabtu (8/3/2025).

Pengamanan ini juga akan mencakup patroli rutin dari petugas keamanan untuk mencegah potensi gangguan dan kerusuhan. Kerja sama antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif selama seluruh tahapan PSU.

Teguh Santoso menambahkan, pengamanan yang lebih besar dan terorganisir ini diharapkan dapat membuat masyarakat merasa lebih terlindungi. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses PSU berjalan aman, tertib, dan sukses, sehingga masyarakat merasa yakin dan terlindungi saat menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Selain itu, pihak penyelenggara pemilu juga diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan guna menjaga keselamatan bersama di tengah pandemi yang masih berlangsung. Masyarakat pun diharapkan untuk mengikuti prosedur kesehatan demi kelancaran proses pemungutan suara.

Dengan persiapan yang matang, pemerintah berharap PSU di Mahakam Ulu dapat berlangsung dengan sukses tanpa hambatan yang berarti. Kehadiran pasukan tambahan diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan yang bisa muncul, serta memastikan proses demokrasi berjalan dengan lancar.

“Tentunya, kami ingin menghindari PSU ini terulang kembali. Selain meminimalkan potensi pelanggaran pemilu, pengamanan yang lebih besar juga bertujuan untuk melindungi masyarakat dalam menggunakan hak pilih mereka,” tambah Teguh Santoso.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan pelaksanaan PSU ini aman, bebas dari kecurangan dan intimidasi, serta menghasilkan proses demokrasi yang dapat diterima oleh masyarakat dengan penuh kepercayaan dan kebanggaan.

Pewarta: Ichal/Ron
Editor  : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

62.1k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img