KUTAI BARAT – Kasat Lantas Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonatan Sasiang, mengungkapkan bahwa Operasi Keselamatan Mahakam 2025 merupakan bagian dari persiapan menuju Operasi Ketupat dalam menyambut bulan Ramadhan tahun 2025.
Dalam operasi ini, pihak kepolisian lebih mengutamakan edukasi kepada seluruh pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, untuk mendorong kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Kami akan lebih fokus pada edukasi sebelum melakukan penindakan terhadap pelanggar. Harapannya, langkah ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas di jalan raya,” ujar AKP Deky, Kamis (13/2/2025).
AKP Deky menambahkan penertiban lalu lintas tidak hanya sebatas menegakkan aturan dan memberikan sanksi, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan bersama di jalan.
“Walaupun pengendara tidak lengkap dalam berkendara, seperti tidak menggunakan helm atau membawa penumpang lebih dari satu, kami tetap memberikan kesempatan untuk melengkapi kelengkapan berkendara. Apalagi di daerah kita masih banyak anak-anak sekolah yang membawa motor sendiri, kami memberi dispensasi karena tidak ada kendaraan umum,” jelasnya.
Lebih lanjut, AKP Deky menegaskan penegakan hukum perlu dilakukan, namun pendekatan humanis lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
“Setiap pagi, kami lebih mengutamakan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya tertib berkendara,” ungkapnya.
Dengan pendekatan persuasif ini, pihak kepolisian berharap dapat meningkatkan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Pelanggaran yang menjadi sasaran edukasi dalam operasi ini antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm standar, berboncengan lebih dari satu orang, menerobos lampu merah, melawan arus, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta berkendara dalam pengaruh alkohol atau narkoba. Selain itu, juga penegakan bagi pengendara yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.
Kasat Lantas mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. “Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kutai Barat untuk selalu memperhatikan kelengkapan berkendara demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Pewarta: Ichal
Editor: Nicha R