KUTAI BARAT – Pemerintah Kecamatan Muara Lawa menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, pada Rabu (12/2/2025).
Acara tersebut bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Lambing, Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, dengan tema “Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi Kerakyatan untuk Mewujudkan Kutai Barat yang Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.
Musrenbang ini dihadiri langsung oleh Camat Muara Lawa, Edi Murhamdi, beserta perwakilan dari delapan Kampung dalam wilayah Kecamatan Muara Lawa. Acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan, Polsek, serta tokoh masyarakat setempat.
Pembukaan acara dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Kutai Barat, Yustinus Giri, yang mewakili Bupati Kutai Barat, FX Yapan. Dalam sambutannya, Yustinus Giri menjelaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun kelima dalam upaya mencapai visi pembangunan Kutai Barat, yaitu “Semakin Adil, Mandiri, dan Sejahtera, Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia”.
“Selain itu, tahun 2026 juga menjadi pijakan awal untuk mewujudkan visi pembangunan periode 2025-2029, yakni ‘Kutai Barat yang Semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat’,” ujar Yustinus Giri dalam sambutannya, Sabtu (15/2/2025).
Yustinus Giri menekankan pentingnya penyusunan RKPD Tahun 2026 dengan pendekatan yang cermat dan terintegrasi. Hal ini dilakukan agar dokumen RKPD dapat merespons berbagai tantangan serta kebutuhan masyarakat dan pemerintah dengan solusi yang strategis dan tepat.
“RKPD ini juga akan menjadi bagian penting dalam tahapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Kebijakan Umum Anggaran (KUA-APBD) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2026 yang harus disepakati bersama DPRD Kabupaten Kutai Barat,” tambahnya.
Musrenbang Kecamatan Muara Lawa ini dimulai dengan Musrenbang di tingkat Kampung, yang memiliki peran strategis dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Menurut Yustinus Giri, dukungan dari masyarakat dan aparatur pemerintah sangat diperlukan agar proses perencanaan dan penganggaran dapat terealisasi dengan baik.
“Pemerintah terus berkomitmen untuk memperbaiki manajemen pemerintahan, sehingga pembangunan dapat berjalan transparan, efisien, dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
Pada forum tersebut, perhatian khusus diberikan pada pembangunan yang berorientasi pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, baik di Kecamatan Muara Lawa maupun di Kabupaten Kutai Barat secara umum. Hal ini mencakup berbagai sektor pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
Peserta Musrenbang sepakat untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik di masa mendatang. Mereka berkomitmen untuk mendukung program-program yang telah direncanakan dan memastikan bahwa Kutai Barat dapat terus berkembang menuju masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.
Pewarta : Ichal
Editor : Nicha R