SAMARINDA – Rencana tegas disiapkan oleh Komisi III DPRD Kaltim. Sejumlah lokasi yang diduga tambang ilegal di Kaltim, bakal di ‘gruduk’.
Beberapa indikasi yang terlihat dengan kasat mata pada lokasi-lokasi itu, menjadi landasannya.
Banyak bekas lubang-lubang tambang yang ditemukan tak sesuai dengan aturan pertambangan serta mengabaikan proses reklamasi.
Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Syafruddin meminta rencana itu didukung unsur terkait seperti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
“Harus dipantau dan ditangani serius persoalan itu secara serius,” ucap Syafruddin, Kamis (30/11/2023).
Tujuan lainnya, akan terhimpun data akurat serta menghasilkan rekomendasi sebagai tindak lanjut penanganan dari temuan yang nantinya.
“Masih banyak tambang ilegal di Kaltim. Padahal jika tambang itu dikelola dengan benar dan baik, otomatis mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” paparnya.
Aktivitas tambang ilegal perlutindakan hukum tegas agar memberikan efek jera kepada seluruh oknum tak bertanggungjawabpelaku tambang ilegal.
“Pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan masyarakat, perlu berkoordinasi dengan Inspektur Tambang untuk memberantas praktik tambang ilegal,” tutupnya. (Adv/mk)
Lokasi Tambang Diduga Ilegal Bakal di ‘Gruduk’ Komisi III DPRD Kaltim

Peringatan Plagiarisme
Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.