BALIKPAPAN – Pemerintah resmi membuka sementara Jalan Tol Balikpapan – Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai jalur alternatif bagi pemudik yang ingin bepergian ke Penajam Paser Utara (PPU) ataupun sebaliknya selama libur Lebaran.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Hendro Satrio MK, menyebutkan fungsional atau pembukaan sementara Jalan Tol Balikpapan-IKN, tepatnya di ruas 3A, 3B, serta Jembatan Pulau Balang sepanjang 18,4 kilometer, bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik Lebaran.
“Selama ini warga Kota Balikpapan dan sekitarnya yang ingin bepergian ke PPU dan Kalsel selama ini banyak yang lewat Pelabuhan Kariangau-Pelabuhan Penajam. Dengan adanya jalur alternatif ini, maka kami berharap bisa memecah kepadatan lalu lintas,” ujarnya, Selasa (25/3/2025).
Lebih lanjut Hendro menjelaskan, pemudik yang akan melintasi Jalan Tol Balikpapan-IKN, maka harus terlebih dulu masuk menuju Jalan Akses TPK Kariangau di Kilometer 13 Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara. BBPJN Kaltim juga sudah memasang spanduk pengumuman fungsional Jalan Tol Balikpapan-IKN di sejumlah titik untuk memberi informasi kepada masyarakat.
“Jalan Tol Balikpapan-IKN ini mulai dibuka pada Senin (24/3/2025) hingga Senin (7/4/2025) mendatang,” jelasnya.
Penggunaan akses jalan tol akan diatur secara bergantian. Di mana, untuk H-7 Lebaran sampai Lebaran, atau 24-31 Maret 2025 akses hanya akan dibuka dari Balikpapan menuju PPU dan Kalsel.
“Nah, untuk arus baliknya, maka tol akan dibuka untuk dari arah Kalsel dan PPU menuju Balikpapan pada H+1 sampai H+7, atau 1-7 April 2025,” tambahnya.
Menurut Hendro, selama fungsional, hanya kendaraan Golongan I, seperti sedan, jip, dan minibus yang boleh melintasi Jalan Tol Balikpapan-IKN.
“Dan untuk waktu melintas juga dibatasi mulai jam 06.00 sampai 18.00 setiap hari dengan kecepatan maksimal 60 km/jam,” tegasnya.
Diakuinya, selama fungsional sementara ini, pihaknya sengaja tidak membuka Jalan Tol selama 24 jam. Hal ini karena fasilitas untuk menunjang berkendara pada malam masih belum 100 persen.
“Tol ini kan baru dan belum selesai dan belum ada penerangan jalan, sehingga digunakan sementara untuk jam 6 pagi jam 6 sore,” ujarnya lagi.
Namun demikian, Hendro memastikan fasilitas dan rambu-rambu sudah menunjang untuk difungsikan melayani mudik tahun ini.
“Kami memprediksi arus kendaraan harian di Jalan Tol Balikpapan-IKN mencapai 4.000 unit pada puncak arus mudik nanti,” tutupnya.
BBPJN Kaltim juga akan menyiagakan posko dan petugas untuk berjaga selama Jalan Tol Balikpapan-IKN ini difungsikan.
Penulis: Aprianto
Editor: Nicha R