KUTAI BARAT – Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Melalan, Kabupaten Kutai Barat, Indra Rohman, mengumumkan bahwa penerbangan pesawat perintis subsidi Susi Air yang melayani rute Melak – Datah Dawai, Kabupaten Mahakam Ulu, akan berakhir pada 28 Februari 2025 mendatang.
Indra Rohman mengungkapkan perubahan jadwal penerbangan ini sudah mulai diberlakukan sejak 2 Januari 2025, dengan sebelumnya jadwal penerbangan yang rutin pada hari Selasa dan Kamis, kini bergeser menjadi hari Selasa dan Jumat.
“Perubahan jadwal ini terjadi karena adanya rotasi rute penerbangan oleh maskapai Susi Air, yang mengharuskan penyesuaian jadwal dengan daerah lain yang juga dilayani oleh maskapai tersebut,” ujar Indra Rohman saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/2/2025).
Namun, Indra memastikan bahwa penerbangan dari Bandar Udara Melalan tetap berjalan lancar, baik untuk penerbangan perintis maupun penerbangan reguler. Penerbangan reguler dengan maskapai Wings Air menggunakan pesawat ATR 72 tetap melayani rute Balikpapan – Melak pulang pergi (PP), dengan jadwal yang tetap pada hari Senin, Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu.
“Untuk penerbangan reguler, jam keberangkatan mengalami sedikit pergeseran. Yang sebelumnya Balikpapan – Melak berangkat pukul 13.20 Wita kini menjadi pukul 14.20 Wita. Begitu juga sebaliknya, Melak – Balikpapan yang sebelumnya pukul 14.40 Wita, kini menjadi pukul 15.45 Wita,” tambah Indra.
Mengenai harga tiket, Indra menyampaikan bahwa tiket untuk penerbangan reguler Balikpapan – Melak tetap berada di angka Rp 1,3 juta, sementara Melak – Balikpapan dibanderol dengan harga Rp 1,2 juta. Untuk penerbangan perintis Melak – Datah Dawai, harga tiket mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp 300 ribu menjadi Rp 400 ribu.
Indra menegaskan bahwa meski ada perubahan pada beberapa jadwal penerbangan dan kenaikan harga tiket, pihaknya tetap memastikan bahwa layanan penerbangan di Bandar Udara Melalan berjalan normal dan terus mendukung mobilitas masyarakat.
Pewarta: Ichal
Editor: Nicha R