spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Harga Cabai Rawit Melonjak Drastis di Kutai Barat Jelang Ramadan

KUTAI BARAT – Menjelang bulan suci Ramadan, harga cabai rawit (lombok) di Kabupaten Kutai Barat mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Harga cabai yang sebelumnya berada di kisaran Rp. 45.000-50.000 per kilogram, kini melonjak menjadi Rp. 85.000-100.000 per kilogram. Kenaikan harga ini mengejutkan banyak warga, terutama ibu rumah tangga dan pedagang rumah makan.

Dampak kenaikan harga cabai rawit ini tidak hanya dirasakan oleh rumah tangga, tetapi juga oleh pengusaha kecil seperti pedagang UMKM yang menjual makanan seperti pisang goreng, bakso, ayam geprek, pentol, dan usaha rumah makan yang selalu menyajikan sambal sebagai menu andalan mereka. Mereka terpaksa menanggung kenaikan biaya modal yang signifikan.

Salah satu ibu rumah tangga, Yulia Sari (45), yang tinggal di Kecamatan Barong Tongkok, mengungkapkan kekagetannya saat berbelanja di pasar.

“Kaget banget, harga cabai yang saya beli sudah Rp. 85.000 per kilogram. Biasanya saya beli sedikit, kalau harga stabil sekitar Rp. 10.000-15.000 sudah cukup untuk seminggu. Kalau sekarang, ya harus hemat-hemat, paling beli dua on saja,” ujarnya saat ditemui di pasar pada Rabu (26/2/2025).

Selain harga cabai, kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih yang kini mencapai Rp. 45.000 per kilogram. Meskipun demikian, harga telur dan beberapa bahan pokok lainnya masih terbilang stabil.

Pewarta: Ichal
Editor: Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

62.1k Pengikut
Mengikuti
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img