BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mulai menutup akses di kawasan Jalan Ruhui Rahayu secara bertahap, mencakup jalur dari arah Balikpapan Baru hingga Balikpapan Sports and Convention Center (BSCC) Dome, Balikpapan Selatan.
Penutupan ini dilakukan untuk mendukung proyek pembangunan drainase dan gorong-gorong dalam kota. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan, Jen Supriyanto, mengungkapkan bahwa pekerjaan tersebut akan berlangsung selama 10 hari.
“Penutupan jalan ini bersifat bertahap karena adanya pekerjaan pembangunan drainase dan gorong-gorong. Kami meminta masyarakat untuk memahami situasi ini,” ujar Jen Supriyanto, Senin (4/11).
Lokasi penutupan dimulai dari depan warung Soto Den Mangun, mencakup arus lalu lintas dari arah Balikpapan Baru menuju Dome. Kendaraan akan dialihkan melalui jalur alternatif, yakni Jalan Tiung Raya-Jalan Tiung (Samsat) dan Jalan Punai Raya-Jalan Ketinjau.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut selama penutupan berlangsung, terutama pada jam sibuk yang sering terjadi kepadatan lalu lintas. Hal ini penting mengingat kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas, baik untuk sekolah maupun perkantoran.
“Kami harap masyarakat dapat mempersiapkan rute alternatif untuk menghindari kemacetan, terutama pada jam tertentu yang biasanya ramai oleh kendaraan,” tambahnya.
Selain itu, DPU Kota Balikpapan juga mengapresiasi kesabaran masyarakat selama pengerjaan proyek ini. Pembangunan drainase dan gorong-gorong diharapkan dapat mengurangi risiko banjir yang sering terjadi di kawasan Jalan Ruhui Rahayu.
Sebagai informasi tambahan, proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Balikpapan dalam meningkatkan infrastruktur perkotaan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat untuk sistem drainase yang lebih baik.
Penutupan jalan di kawasan strategis seperti ini, meskipun berdampak pada aktivitas harian, diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Balikpapan.
Penulis: Aprianto
Editor: Agus S