NUSANTARA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur mulai memanfaatkan kendaraan khusus Bridge Inspection Vehicle (BIV) untuk pemeriksaan dan pemeliharaan jembatan di ruas jalan nasional. Kendaraan tersebut merupakan hibah dari pemerintah Jepang yang diterima sejak Desember 2025.
Kepala BBPJN Kaltim Yudi Hardiana mengatakan penggunaan teknologi tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas dan keselamatan kerja dalam inspeksi jembatan.
Menurutnya, BIV telah digunakan saat pemeriksaan Jembatan Seksi 5B Tol IKN dan Jembatan Pulau Balang di atas Teluk Balikpapan, termasuk untuk perbaikan rambu selama masa fungsional Tol IKN. Rencananya juga akan digunakan untuk membantu konstruksi overpass.
“Penilaian kami, penggunaan BIV ini mampu meningkatkan kualitas inspeksi dibanding metode konvensional seperti penggunaan scaffolding yang perakitannya butuhnwaktu agak lama, atau rope access yang membahayakan serta membutuhkan climber dengan skill tinggi. Dengan ini risiko keselamatan kerja bisa diminimalisir. Metode ini juga dapat meminimalkan gangguan lalu lintas selama proses pemeriksaan berlangsung,” terang Yudi, Kamis (14/5/2026).

BIV merupakan kendaraan khusus dengan boom hidrolik yang dapat menjangkau bagian sulit pada struktur jembatan seperti bawah dek, girder, sambungan, pilon, hingga bearing. Kendaraan ini memiliki kapasitas bucket maksimal 300 kilogram atau tiga orang, dengan jangkauan vertikal hingga 8 meter dan horizontal hingga 19 meter.
Penggunaan BIV mendukung inspeksi rutin untuk deteksi dini kerusakan seperti retak beton, korosi baja, deformasi struktur, hingga penurunan kualitas sambungan.
“Tentunya dengan pemeriksaan yang lebih detail dan terukur, sehingga penanganan kerusakan dapat dilakukan lebih cepat sebelum berkembang menjadi kerusakan besar yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” jelas Yudi.

Sekadar diketahui, di Indonesia, penggunaan kendaraan inspeksi jembatan mulai meningkat terutama pada proyek jalan tol, jembatan bentang panjang, dan infrastruktur strategis nasional. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan preservasi aset infrastruktur agar umur layanan jembatan dapat tetap optimal.
Dalam waktu dekat BBPJN Kalimantan Timur akan melakukan pemeriksaan Jembatan Mahakam 1 di Samarinda menggunakan BIV untuk pemeriksaan rutin struktur jembatan.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R



