Puasa Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD Kodim 0912/Kubar Bangun RTLH di Linggang Amer

SENDAWAR – Bulan suci Ramadan tidak menyurutkan semangat personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wiltas ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar) dalam melaksanakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Linggang Amer, Jumat (20/2/2026).

Sejak pagi hari, anggota Satgas telah berada di lokasi sasaran fisik untuk melanjutkan pekerjaan. Pemasangan rangka atap, perapian dinding, hingga penyelesaian struktur bangunan dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat.

Meski menjalankan ibadah puasa, para personel tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat dalam pembagian tugas guna mempercepat proses pembangunan agar rumah segera dapat ditempati oleh penerima manfaat.

WhatsApp Image 2026 02 21 at 13.16.04 1

Komandan Satgas TMMD Wiltas ke-127 Kodim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, mengatakan Ramadan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh personel untuk bekerja dengan penuh keikhlasan dan dedikasi.

“Puasa bukan menjadi alasan untuk mengurangi semangat kerja. Justru di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Warga penerima manfaat RTLH mengaku terharu dan berterima kasih atas kerja keras Satgas TMMD. Mereka menilai kehadiran TNI tidak hanya membantu pembangunan fisik rumah, tetapi juga menghadirkan semangat dan harapan baru bagi keluarga.

Melalui program TMMD Wiltas ke-127, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali ditegaskan. Di tengah ibadah puasa, semangat gotong royong tetap terjaga sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Pewarta : Ichal
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.