Tingkatkan Kualitas Ibadah Umat, Legislator Samarinda Dukung Penuh Pembinaan Imam dan Muazin

SAMARINDA – Yayasan Nuuron Qolbi Al Akbar Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Program Pengembangan Kompetensi Imam dan Muazin (PRO-KIM) 2026, di Masjid Al Ikhlas Samarinda, pada Sabtu (8/2/2026).

Kegiatan ini direkomendasikan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Samarinda, sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas khadimul masajid melalui standardisasi kemampuan tahsin, fikih ibadah, dan manajemen keumatan.

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Ari Wibowo. Ia menilai peningkatan kapasitas imam dan muazin merupakan investasi sosial penting dalam menjaga mutu pelaksanaan ibadah umat secara berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026 02 09 at 11.59.02 1

“Imam dan muazin memiliki peran sentral dalam membimbing umat. Karena itu, kompetensi mereka harus terus ditingkatkan agar mampu menjalankan tugas dengan profesional dan berakhlak,” ujarnya.

Melalui integrasi tiga pilar utama, PRO-KIM 2026 dirancang untuk mencetak figur pelayan masjid yang tidak hanya unggul dalam bacaan, tetapi juga memiliki keteladanan moral dan kemampuan manajerial.

Dengan menjunjung nilai objektivitas dan ukhuwah, program ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya dai dan pengabdi masjid yang kredibel di Kaltim.

Penulis: Hanafi
Editor: Muhammad Rafi’i

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.