PGRI PPU Siap Dampingi Guru Hadapi TKA, Fokus Penguatan Literasi dan Numerasi

PPU – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan kesiapan mendampingi guru dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini. Pendampingan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Koordinator Pengawas Sekolah Kabupaten PPU serta guru-guru yang ditunjuk menjadi tim TKA tingkat provinsi.

Ketua PGRI PPU, Dian Ibrahim Jamal, mengatakan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk memastikan guru memahami kebijakan, teknis, hingga standar soal dalam pelaksanaan TKA.

“Kami berkoordinasi dengan koordinator pengawas sekolah Kabupaten PPU untuk bisa bekerja sama dengan guru yang ditunjuk menjadi tim TKA dari provinsi,” ujar Dian, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, PGRI PPU juga telah membuka ruang komunikasi aktif melalui grup pengurus dan anggota PGRI. Forum tersebut dimanfaatkan untuk menyosialisasikan Permendikdasmen Nomor 047 Tahun 2025 tentang pelaksanaan TKA, termasuk lini masa dan petunjuk teknis pelaksanaannya.

“Di grup PGRI kami bahas regulasi, lini masa pelaksanaan, dan juknis TKA agar guru tidak ragu dan memiliki pemahaman yang sama,” jelasnya.

Dian mengakui, tantangan utama yang masih dirasakan sebagian guru adalah keterampilan dalam menyusun soal sesuai standar TKA. Namun demikian, ia optimistis guru-guru di PPU mampu menghadapi tantangan tersebut.

“Tantangan paling dirasakan memang keterampilan membuat soal sesuai standar TKA. Tapi kami optimis guru-guru Penajam siap, karena ada bimbingan dari pengawas satuan dan koordinasi dengan koordinator pengawas kabupaten,” katanya.

Ia menambahkan, pendampingan terhadap guru telah dilakukan secara berkelanjutan sejak dirinya ditugaskan sebagai pengawas sekolah pada 2023. Pendampingan tersebut dilakukan melalui komunitas belajar sekolah maupun komunitas belajar antar satuan pendidikan.

“Pendampingan sudah berjalan sejak 2023 dengan fokus penguatan literasi dan numerasi, serta mengenalkan pemecahan permasalahan sesuai indikator TKA,” ungkap Dian.

Menurut Dian, jika dicermati indikator dan contoh permasalahan dalam TKA, pendekatan tersebut selaras dengan program pendampingan yang selama ini dijalankan oleh pengawas dan PGRI.

“Kalau melihat indikator dan contoh soal TKA, itu sejalan dengan yang kita lakukan dalam pendampingan. Karena itu saya yakin guru siap mendampingi murid agar mampu menyelesaikan TKA dengan baik,” tegasnya.

Selain pendampingan teknis, PGRI PPU juga telah menyiapkan program pelatihan khusus bagi guru untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran. Program tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada tanggal 25 bulan ini.

“Program pelatihan sudah terprogram di PGRI dan akan mulai berjalan tanggal 25, sehingga guru bisa meningkatkan kompetensinya untuk menunjang proses pembelajaran,” pungkas Dian.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.